Derita Janda di Rumah Tidak Layak Huni

  • Whatsapp
Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Yusri S saat meninjau rumah milik Rohana (50) Janda di Gampong Baro L Kecamatan Darul Hikmah Aceh Jaya, Rabu (31/7) (Foto/republikaceh/Al)

Calang | republikaceh.com – Satu unit rumah milik Rohana (50) warga Desa Gampong Baro L Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya dengan kondisi memprihatinkan dan belum tersentuh bantuan apa pun. 

Janda yang sehari-hari bekerja sebagai petani dalam memenuhi kebutuhan untuk keberlangsungan hidup itu telah menempati di rumah yang sudah tidak layak huni tersebut seorang diri sudah sejak 5 tahun silam.

“Kondisi kehidupan Rohana serba Kekurangan dan sangat menyedihkan dan sudah sepantasnya rumah yang dihuni olehnya di perhatikan,”tutur Wita Rosnidar (21) Kerabat Rohana saat di mintai tanggapan kepada republikaceh.com, Rabu, (31/7) di kediamannya. 

Sebelumnya, terang Wita, Pada tahun 2018 lalu Bupati Aceh Jaya bersama dengan dinas terkait sudah pernah melihat langsung namun sejauh ini, belum adanya tanggapan nyata terhadap kondisi rumah tersebut.

“Kondisi rumah ibu Rohana sudah pernah di lihat oleh Bupati, saya pun tidak mengerti mengapa sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya?,” tanya Wita

Wita menambahkan, menurut keterangan dari Ibu Rohana pada tahun ini, Pemerintah Gampong juga pernah mendatangi beliau untuk pengambilan data untuk di bantu rehab rumah tersebut dengan dana desa namun, rumah tersebut tidak lagi bisa direhab karna kondisi sangat memprihatinkan. 

“Untuk apa di rehap jika di bongkar setengah saja semuanya juga ikut roboh sendiri. Rumah ini sudah parah, cocoknya di bangun baru bukan di rehab, “pungkas Wita

Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Yusri S di dampingi kepala baitul Mal Aceh Jaya dan Camat Darul Hikmah saat meninjau rumah milik Rohana (50) Janda di Gampong Baro L Kecamatan Darul Hikmah Aceh Jaya, Rabu (31/7) (Foto/republikaceh/Al)

Ia berharap jika Pemerintah Aceh Jaya memprioritaskan pembagunan rumah layak huni kepada Rohana agar bantuan yang di salurkan tidak mubazir

“tentunya kita berharap di bagun rumah layak huni selain tidak mubazir juga dapat membantu pengeluaran ekonomi ibu Rohana tersebut,” tutur Wita.

“sementara Keuchik Gampong Baro L, Samsuni saat dikonfirmasi oleh republikaceh.com, Rabu (31/7/) membenarkan jika rumah tersebut sudah tidak layak huni lagi dan juga bahwa dirinya juga sudah menawarkan usulan rumah rehab.

“sudah kita usulkan rumah itu di rehab menggunakan dana desa namun saudara kita Rohana menolak, karna rumah tersebut tidak bisa lagi direhab setengah-tengah tapi harus dibangun permanen,”tutur Samsuni. 

Kepada Rohana, lanjut Samsuni, sudah di jelaskan untuk di minta pengertiannya agar di lakukan upaya pengusulan di tahun selanjutnya

“pada tahun 2018 dulu kita juga sudah menaikkan proposal untuk pembangunan rumah layak huni milik rohana dan juga bapak bupati pun juga pernah turun langsung melihat kondisi rumah tersebut pada tahun 2018,”

” tahun ini kita akan rehab 4 rumah yang ada di desa Gampong Baro L,maka untuk tahun depan kita juga akan terus melakukan program rehab rumah dengan dana desa secara bertahap”Tutupnya. 

Pemerintah Aceh Jaya Merespon

Pemerintah Aceh Jaya yang diwakili langsung oleh Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk. Yusri, S saat meninjau langsung kondisi rumah milik Rohana di desa Gampong Baro L Kecamatan Darul Hikmah kepada republikaceh.com mengatakan bahwa Pemerintah Aceh Jaya melalui Baitu Mal akan segera membangun rumah tersebut.

“Kita sudah meminta data admintrasi kependudukan keluarga tersebut untuk kita berikan ke pihak Baitu Mal Aceh Jaya” ujarnya.

Tgk Yusri menambahkan bahwa pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat miskin juga merupakan program unggulan Gerbang Raja Sejati untuk membebaskan Aceh Jaya dari rumah tidak layak dihuni.

Pantauan di lokasi, pada kunjungan tersebut juga hadir kepala baitul Mal Aceh Jaya dan juga turut didampingi oleh Camat Darul Hikmah. (Al) 

REKOMENDASI