Sepanjang 2019, Ada 3 Kasus Gajah Liar Kakinya Terjerat di Aceh Timur

  • Whatsapp
foto dokumentasi BKSDA ,(TEUKU UMAR)

BANDA ACEH, – Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh sepanjang Tahun 2019 ini telah menangani tiga kasus kejahatan terhadap gajah liar yang terperangkap jerat di Kabupaten Aceh Timur. 

Dua di antanya ditemukan oleh tim dari BKSDA, Forum Konservasi Lingkungan (FKL) dan drh Anhar Lubis dengan kondisi kaki mengalami luka parah di sekitar Afdeling 3 lahan perkebunan PT Aloer Timur, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, pada Minggu (28/7/2019) dan Senin (29/7/2019) dari lokasi yang tak berjauhan.

BACA JUGA

“Tahun 2019 ini sudah tiga kasus gajah liar terjerat di Kabupaten Aceh Timur, yang terakhir kemarin dua gajah betina dewasa ditemukan dari lokasi yang tak berjauhan, keduanya memiliki anak satu tahun dan tujuh bulan, setelah diobati, gajah tersebut kembali dirilis ke hutan, karena kondisi kesehatan masih sangat bagus,” kata Sapto Aji, Kepala BKSDA Aceh, Selasa (30/7/2019).

Bedasarkan laporan tim BKSDA Aceh, FKL dan drh Anhar Lubis yang menemukan dan mengobati gajah betina dewasa itu, kata Sapto, keduanya mengalami luka jeratan dengan indentik yang bersamaan.

“Dari ciri luka keduanya identik, kemungkinan terperangkap jerat di lokasi yang sama, karena saat ditemukanpun posisi kedua gajah tersebut juga berdekatan,” kata dia.

Dua gajah betina yang sama-sama memiliki anak berjenis kelamin betina berusia satu tahun  dan tujuh bulan itu diperkirakan telah terkena kabel jerat besar yang diduga sengaja dipasang oleh pemburu sejak sebulan lalu.

REKOMENDASI