3 Warga Desa Adan di Tahan, Ratusan Kaum Ibu Datangi Polres Abdya

  • Whatsapp
Ratusan ibu-ibu menuju Mapolres Abdya, Kamis (22/8) (Dok/Mustafa)

Blangpidie | republikaceh.com – Ratusan Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Desa  Adan Kecamatan Tangan-Tangan, Aceh Barat Daya (Abdya) mendatangi Polres setempat, Kamis (22/8)

Kedatangan mereka meminta Kapolres Abdya agar segera membebaskan tiga warga mereka yaitu Rahmadi (33), Marzuki (35) dan Agusman (27) yang ditahan dikarenakan kedapatan membawa kayu Ilegal Logging sebanyak empat batang jenis Seumantok ukuran 7x14x18 meter di Kecamatan Susoh Kabupaten setempat. 

BACA JUGA

Salah seorang ibu yang tidak mau disebutkan namanya saat dimintai keterangan oleh republikaceh.com diluar pagar kantor Polres Abdya mengungkapkan, kedatangan ibu-ibu agar suami dari tiga orang istri ini segera dibebaskan oleh pihak polres Abdya. 

“Kami memohon kepada Kapolres Abdya agar membebaskan saudara kami, apalagi anak-anaknya yang masih kecil-kecil,” ungkapnya sumber tersebut

Sementara itu, istri dari Agusman mengaku suaminya ditahan oleh anggota Polres Abdya pada Rabu, 21/8) subuh, karena membawa kayu Ilegal Logging di Kecamatan Susoh untuk keperluan pembuatan Boat. 

“Suami saya padahal hanya tukang upah bawa becak saja. Saya sangat memohon kepada bapak Kapolres Abdya supaya suami saya bisa dilepaskan,” pinta ibu dua anak laki-laki yang masih kecil itu ( MT/Red )

REKOMENDASI