Wartawan di Larang Liput Perpindahan Juragan dari Rutan Calang ke Lapas Melaboh

  • Whatsapp
Rumah Tahanan (Rutan) Calang, Aceh Jaya, Kamis, (22/8) (Dok/Republikaceh)

Calang | republikaaceh.net – Perpindahan Napi Juragan alias Samsuardi, ke LP Meulaboh, Kabupaten Aceh Jaya, dari Rutan Calang, awak media dilarang meliput oleh satu oknum sipir inisial SM, di Rutan Calang, Kamis petang (22/8).

Kedatangan beberapa awak media dari PWI Kabupaten Aceh Jaya di Rutan Calang, awalnya diterima. Saat salah satu wartawan menanyakan kepada siapa akan dikonfirmasi tentang perpindahan Napi Juragan, oknum itu mengatakan ini hampir habis masa jam besuk, jadi tidak bisa besuk, kata oknum sipir itu.

BACA JUGA

Wartawan menjelaskan tentang kedatangan kami untuk meliput, oknum itu tetap mengatakan jam besuk sudah hampir habis. Ini perintah dan tugas yang kami jalankan dari atasan.

“Saya hanya orang kecil, kalau saya pimpinan, sudah saya ajak kalian duduk diruangan,” tuturnya.

Baca juga:https://republikaceh.com/2019/08/20/bebas-keluar-masuk-rutan-sebagai-napi-mantan-ketua-dprk-nagan-raya-di-ciduk-tim-gabungan/

Pihak media saat di lokasi juga bertemu satu Pegawai dari Kanwil Menkumham Aceh. Ia pun enggan berkomentar. Alasanya, hal itu bisa dikonfirmasi langsung kepada kalapas saja, sebutnya.

Sementara, Kalapas Katimin, saat dihubungi via telepon seluler, tidak menjawab panggilan awak media.

Pengamatan media di lokasi, satu mobil penumpang pribadi merek Avanza BK 1608 UT, warna hitam, berkaca gelap masuk kedalam rutan melalui pintu samping kiri bercat biru. Lalu beberapa menit kemudian, mobil itupun keluar, melaju dengan kecepatan tinggi meninggalkan Rutan Calang.

Saat itu terlihat Mobil Toyota Harrier milik Juragan, BL 551 FY, turut masuk melalui pintu yang sama kedalam rutan. Menurut Informasi diterima, Mobil itu hanya sebagai kamuflase dilakukan guna mengecoh wartawan. Padahal Juragan sendiri telah dibawa menuju Rutan Meulaboh menggunakan mobil Avanza yang telah awal meninggalkan Rutan Calang. (Red)

REKOMENDASI