Mahasiswa STAIN Desak Pemda Aceh Barat Selesaikan Sengketa Tanah

  • Whatsapp
Koordinator Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Fathur Rizqi, Kamis (29/8) (Dok/Fitri)

Melaboh | republikaceh.com – Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh meminta Pemerintah Daerah agar segera menyelesaikan permasalahan sengketa tanah kampus tersebut, Kamis (29/8)

“Kami disini ingin menyampaikan asrpirasi kepada Pemerintah Daerah tentang permasalahan yang saat ini dirasakan oleh seluruh Mahasiswa STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh,” tutur Fathur Rizqi saat menghubungi republikaceh.com, selaku Koordinator Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh.

BACA JUGA

Saat ini, lanjutnya, dimana kami memiliki segudang keluhan yang harus kami sampaikan kepada Pemerintah tentang permasalahan sengketa tanah sampai saat ini belum juga diselesaikan. 

“Mengingat perkuliahan yang sebentar lagi aktif dan gedung perkuliahan kami saat ini hanya satu gedung dengan menampung 2000 lebih Mahasiswa maka permasalahan ini segera dan harus terselesaikan,” paparnya. 

Menurut Fathur, jika permasalahan ini terus dibiarkan tanpa adanya penyelesaian maka yang di rugikan adalah seluruh mahasiswa STAIN.

“Setiap semesternya Mahasiswa mengeluarkan uang membayar SPP namun yang diterima justru permasalahan yang tidak kujung terselesaikan,” jelasnya.

Maka dari itu, tambah Fathur, kami kepada Pemerintah agar permasalahan ini secepatnya diselesaikan “Dengan demikian kami bisa menjalankan perkuliahan di gedung baru di Alue Peunyareng Kecamatan Meureboe,” terangnya.

Disini, tegas Fathur, kami berharap permasalahan sengketa ini jangan disangkut pautkan dengan Mahasiswa dan Pihak akademisi Kampus, disini yang berperan hanyalah Pemda dengan warga setempat yang memang belum mendapatkan haknya.

“Pemda yang bertanggungjawab menyelesaikan permasalahan ini dan jangan biarkan mahasiswa terlantar dalam melakukan aktivitas perkuliahannya,” Pungkas Fathur. ( FT/Red )

REKOMENDASI