Pedagang di Pameran Hut Aceh Jaya Keluhkan Berbagai Kutipan Uang

  • Whatsapp
Tanda Penerimaan Restribusi Pasar, Jum’at (29/8) (Dok/Republikaceh)

Calang | republikaceh.com – Sejumlah pedagang yang berjualan di lokasi pameran Hut Ke17 Kabupaten Aceh Jaya bertempat di taman memorial tsunami Calang dikeluhkan dengan dana kutipan yang dilakukan sejumlah pihak.
Pengutipan uang yang dilakukan oleh oknum tersebut sudah berlangsung sejak pameran pembangunan berlangsung, hal itu diutarakan sejumlah pedagang ke media ini, Jum’at ( 29/8 ) malam.

Menurut pedagang yang namanya enggan disebutkan, pengambilan uang yang dilakukan oleh sejumlah oknum bervariasi, ada 3000 rupiah hingga 5000 rupiah per malam, bahkan untuk mendapat lapak/tempat juga harus bayar hingga seratus ribu bahkan lebih.

BACA JUGA

Tanda Penerimaan pengutipan, Jum’at (29/8) (Dok/Republikaceh)

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pedagang, uang yang dikutip tersebut oleh oknum dengan dalih untuk uang kebersihan, biaya listrik, sewa lapak, dan pajak pasar.

“kami terpaksa harus memberi karena kami berjualan, walau jualannya kurang laris,” ucap pedagang yang namanya dirahasiakan.

Tanda Penerimaan pengutipan Parkir L 300, Jum’at (29/8) (Dok/Republikaceh)

Sementara, salah satu petugas kebersihan saat diminta tanggapan media beberapa hari yang lalu, membenarkan jika pihaknya ada melakukan pengutipan uang kebersihan pada pedagang yang berjualan di areal pameran.

Tanda restribusi pelayanan persampahan, Jum’at, (29/8) (Dok/republikaceh)

Saat pengutipan, lanjutnya, kami sampaikan pada pedagang bahwa dana tersebut untuk dana pembersihan lokasi dari sampah dan ini untuk uang minum bagi petugas yang melakukan pembersihan pada setiap pagi, ujar petugas yang mengutip dana.

Untuk diketahui, kegiatan pameran pembangunan tersebut digelar sejak tanggal 24-30 agustus 2019 dengan berbagai kegiatan seperti kesenian, permainan rakyat dan berbagai kegiatan lainnya. (Red)

REKOMENDASI