Para “Muge Engkot ” Dilarang Berjualan Ikan di Kecamatan Setia

  • Whatsapp
Camat Kecamatan Setia, Abdya, Raifin didampingi anggota Babinsa saat memberikan arahan kepada salah seorang pedagang ikan keliling, Selasa (3/9) ( Dok/MT).

Blangpidie | republikaaceh.com – Para penjual ikan keliling (Meuge) dilarang berjualan di pinggir jalan dalam kawasan umum di Kecamatan Setia, Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (3/6)

Larangan tersebut disampaikan Camat Setia, Raifin. Dia mengatakan, sebelumnya Satpol PP menertibkan sejumlah penjual ikan dan meminta mereka untuk berjualan di Pasar yang telah di sediakan.

BACA JUGA

“sejauh ini kita termemantau aktifitas penjual ikan keliling di keramaian dan apabila nantinya masih ada yang berjualan bukan pada tempat yang sudah di tentukan maka daganganya akan bakal di angkut,” Kata Raifin.

Lebih lanjut Raifin mengatakan, larangan berjualan ikan di pinggir jalan dan sekitarnya itu bukan tanpa alasan. Larangan itu disampaikan bertujuan untuk menghidupkan pasar Setia.

“Jika pasar ini hidup bukan hanya para penjual ikan yang di untungkan tetapi juga para petani sayur mayur yang bisa membawa hasil kebunnya untuk di perjualbelikan,” paparnya.

Selama ini, lanjut Raifin, pemerintah telah menyiapkan tempat jualan ikan di dalam pasar. Karena itu, bila ada pedagang tidak mematuhi aturan yang dianjurkan berarti akan dijaring dalam operasi penertiban yang dilakukan secara rutin oleh aparat Satpol PP dan WH Abdya.

Untuk itu dirinya minta para pedagang untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan agar terhindar dari razia penertiban. 

“Agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan, maka kami berharap penjual ikan memahami hal itu,”pungkasnya. (MT/Red)

REKOMENDASI