Pukesmas Babahrot Tolak Layani Seorang Anak Bayi Sedang Demam Tinggi

  • Whatsapp
Ilustrasi – BBC News/Getty (Dok/Ist)

Blangpidie | Republikaceh.com  – Pukesmas di Desa Pante Cermin Kecamatan Babarot, Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (10/9) menolak seorang pasien seorang anak bayi dalam keadaan demam tinggi lantaran belum terdaftar di Kartu Keluarga (KK).

Widi, pamannya kepada republikaceh.com, Jum’at (13/9) sore menyampaikan jika dirinya merasa kecewa mendengar perlakuan tersebut.

BACA JUGA

Menurutnya, Seharusnya pihak Pukesmas menampung dulu pasien yang sakit, persoalan administrasi lainnya bisa dibicarakan belakangan dan menyusul. 

“Kemarin keponakan saya demam tinggi hingga orang tuanya panik dan membawanya ke Pukesmas. Setelah tiba di sana, keponakan saya tidak di terima dengan alasan  belum dimasukkan namanya ke dalam KK,” Jelas Widi.

Widi kembali menjelaskan, ibu anak tersebut yang kesal dengan perihal tersebut langsung membawa pulang anaknya dan menyampaikan perihal tersebut kepada dirinya.

“Jujur saya sangat merasa  kecewa mendengar perihal itu, seharusnya dilayani dulu,” ucapnya dengan nada sedih.

Secara terpisah, Kepala Pukesmas Babahrot, Elly Kasmadi saat di konfirmasi mengaku tidak mengetahui kejadian itu.
Jika ia tahu, lanjutnya, pasti akan memberi teguran keras kepada para stafnya.

“Sepertinya itu tidak akan terjadi, sebab saya sudah wanti-wanti ke staf, baik di IGD maupun tempat lainnya. Soal ngak ada KK atau lainnya, solusi kita cari belakangan, pasien tetap wajib di layani,” tegasnya.

Elly menyampaikan jika ini menyangkut tentang kemausiaan dan dirinya mengaku tidak menyukai perihal itu. Jika benar adanya, tentu sudah kenak teguran.

“Urusan lainnyakan bisa belakangan yang penting kita cari solusi dulu. Benar, saya tidak terima kek gitu, cuma gara-gara tidak ada KK doang pasien tidak diterima. nanti saya akan cek kebenarannya,” pungkasnya.(MT/Red)

REKOMENDASI