Akhirnya, Baharuddin Tanggapi Isu yang Menerpa PKB Bener Meriah

  • Whatsapp
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bener Meriah, Tgk. Baharudin (Dok/Ist)

Bener meriah | republikaceh.com – Tgk. Baharudin, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bener Meriah akhirnya angkat suara menanggapi terkait isu yang selama ini beredar dan menerpa Partai yang sedang dirinya pimpin.

Melalui keterangan tertulis yang diterima republikaceh.com, Rabu (18/9), Baharudin menerakan beberapa poin terkait tanggapanya terhadap pemberitaan dan isu yang selama ini beredar tentang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Bener Meriah, diantaranya,

  1. Sebagai Ketua DPC PKB Bener Meriah saya pribadi sudah sangat demokratis dan terbuka soal penjaringan calon wakil ketua DPRK Bener Meriah;
  2. Perlu saya sampaikan, Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) menyurati DPC PKB Bener Meriah untuk mengirim tiga nama calon Wakil Ketua DPRK Bener Meriah untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan, kewajiban mengirim tiga nama tersebut wajib laksanakan karena instruksi DPP PKB;
  3. DPP PKB dalam suratnya telah menetapkan syarat dan kriteria calon pimpinan DPRD seluruh Indoensia, dengan begitu DPC PKB setelah melihat dan kebaca syarat dan kriteria mengirimkan Guntur Alamsyah, Tgk. Husnul Ilmi dan Kasim untuk dimengikuti serangkaian proses uji kelayakan dan kepatutan di Kantor DPP PKB Jakarta;
  4. DPC PKB Bener Meriah hanya sebatas mengikuti intruksi DPP PKB untuk mengirimkan tiga nama, setelah itu kami sama sekali tidak terlibat lagi karena itu sudah menjadi kewenangan mutlak DPP. Penetapan Wakil ketua DPRK Bener Meriah dari PKB adalah hasil dari serangkaian uji kelayakan dan kepatutan;
  5. Intruksi DPP PKB wajib kami taati dan mengikuti seluruh mekanisme yang telah ditetapkan, Soal siapa yang lolos uji kelayakan dan kepatutan menjadi ranah mutlak DPP PKB, Sebagai Ketua DPC PKB Bener Meriah kami wajib menjalankan segala perintah, instruksi dan keputusan yang telah ditetapkan DPP PKB;
  6. Soal adanya tudingan Relawan Pemenangan Petani Guntur Alamsyah yang menuding saya berkhianat dan tidak terbuka, biarlah itu menjadi penilaian mereka, saya istiqamah dan sabar dalam menghadapi fitnah ini, setidaknya saya tidak membatasi siapa yang boleh ikut uji kelayakan dan kepatutan untuk menjadi wakil ketua DPRK Bener Meriah;
  7. Surat kesepakatan bersama antar caleg yang dilaksanakan pada saat sebelum Pemilihan Umum memang benar ada, surat ini juga sudah kita sampaikan dan ini menjadi lampiran khusus yang kita sampaikan, tidak ada yang kita tutupi;
  8. Dalam setiap organisasi ada aturan dan sanksi yang mengikat semua kader untuk tunduk dan patuh kepada setiap keputusan DPP Partai;
  9. Saya pribadi dan Guntur Alamsyah sebenarnya tidak ada masalah sama sekali dan sudah berkali kali melakukan diskusi dan silaturahmi terkait polemik ini, setelah DPP PKB mengeluarkan keputusannya sebaiknya kita akhiri polemik ini dan kita bangun bersama Kabupaten Bener Meriah, masih banyak hal strategis yang dapat kita kerjakan bersama; (MA/Red)

REKOMENDASI