Tekan Angka Kemiskinan, Aceh Jaya Luncurkan Program Bantuan Pangan Non Tunai

  • Whatsapp
Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk. Yusri S menyampaikan Sambutan sekaligus membukan kegiatan, Rabu (18/9) (Dok/Sanusi)

Calang | republikaceh.com – Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk. Yusri S membuka kegiatan Acara Sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2019 di Aula lantai III Sekdakab Setempat, Rabu (18/9)

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Yusri menyampaikan, Sesuai arahan Presiden RI, Ir. Joko Widodo yang memint setiap penyaluran di lakukan secara non tunai melalui perbankan dalam 1 (Satu) kartu 1 (Satu) rekening. Perubahan penyaluran Bansos dari tunai menjadi non tunai adalah pelaksanaan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang di harapkan dapat meningkatkan akses keuangan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

BACA JUGA

Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk. Yusri S saat menghadiri kegiatan Acara Sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2019 di Aula lantai III Sekdakab Setempat, Rabu (18/9) (Dok/Sanusi)

“Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan pengganti bantuan pangan rastra. Dalam bantuan itu, Keluarga Penerima Mamfaat (KPM) mendapatkan bantuan sebesar Rp. 110.000 perbulan, di salurkan melalu rekening perbangkang diperuntukkan untuk membeli bahan pangan seperti sembako dan lainnya,” tutur Yusri.

Di Aceh Jaya, lanjutnya, program BPNT baru akan dimulai pada bulan september 2019 ini sebagai pengganti program bansos rastra Kementerian Sosial RI

“Kehadran Program BPTN ini dapat membantu Pemerintah Aceh Jaya dalam rangka penangganan permasalahan kemiskinan dengan memberikan bantuan pangan kepada PKM dalam mengurangi Beban pengeluaran masyarakat,” ungkap Yusri.

Menurutnya, Program BPNT ini harus di dukung dengan data yang akurat terhadap penerima mamfaat yang berasal dari keluarga miskin.

“Pada tahun ini, BPS Aceh merilis tingkat angka kemiskinan terjadi penurunan, namun Aceh masih mendudukin peringkat pertama provinsi termiskin di Sumatra dengan jumlah 819 ribu jiwa atau 15,32 persen, sedangkan pada tahun 2018 BPS Aceh Jaya merilis,  jumlah penduduk miskin di Aceh Jaya mencapai 12.846 jiwa atau 14,16 persen,” papar Yusri.

Turunnya angka kemiskinan di Aceh menurut BPS, tambah Yusri, disebabkan oleh sejumlah program pemerintah seperti Bantuan Sosial Beras Sejatera ( RASTRA) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“kepada para Keuchik dalam Kabupaten Aceh Jaya diharapkan dapat proaktif dalam melakukan pemutakhiran data kemiskinan melalui basis data terpadu  penanganan kemiskinan sehingga warganya yang benar – benar miskin bisa mendapatkan program penanganan fakir miskin dan warganya yang tidak miskin agar dapat dikeluarkan dari data terpadu tersebut sehingga penerima mamfaat berbagai bantuan sosial bisa tepat sasaran, terarah dan terpadu,” tutup Yusri. (NS/Red)

REKOMENDASI