Politisi PDA: Ada Upaya Kriminalisasi Terhadap Tokoh Mantan GAM

  • Whatsapp
Nasri Saputra (Kiri), Politisi PDA Aceh Jaya bersama Muzakir Manaf (Kanan) Mantan Panglima Perang Gerakan Aceh Merdeka (Dok/Ist)

Calang | republikaceh.com – Politisi PDA Aceh Jaya, Nasri Saputra mensesalkan sikap Komnas HAM RI memanggil Muzakir Manaf, Mantan Panglima Perang Gerakan Aceh Merdeka pasca 14 tahun perdamaian GAM – RI ke Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, ada upaya kriminalisasi terhadap tokoh – tokoh mantan GAM, dengan menggiring opini yang bahwa mantan Panglima GAM itu dipanggil Komnas HAM terkait pelanggaran HAM berat, sehingga publik khususnya masyarakat Aceh bisa dipengaruhi untuk krisis kepercayaan dan berpandangan tidak positif ( negatif ) serta tidak objektif lagi terhadap tokoh – tokoh Aceh yang berasal dari unsur mantan GAM.

BACA JUGA

“Harusnya Komnas HAM menjelaskan secara detail terkait pemanggilan Muzakir Manaf dalam kapasitas apa, dan sebagai apa,” tutur Nasri melalui rilisnya kepada republikaceh.com, Selasa malam (8/10).

Bahkan, pria berpostur tubuh mungil itu mengsinyalir adanya misi khusus yang dijalankan oleh pihak tertentu dengan mengangkat kembali isu pelanggaran HAM disaat konflik Aceh berkecamuk dulu.

Padahal disebutkan Nasri, dalam nota kesepahaman dengan jelas disebutkan bahwa semua mantan GAM diberikan hak memperoleh Amnesti International. Nasri menduga Komnas HAM dengan sengaja untuk berpura – pura tidak memahami konteks perdamaian Aceh.

“Perdamaian terusik, dan yang mulai itu Jakarta ( Pusat ). Aceh tidak pernah mengusik pasca damai, Aceh tidak pernah melalukan tindakan makar pasca perjanjian, Aceh juga tidak pernah melakukan tindakan desintegrasi dan inskontitusi selama ini. Tapi kenapa Aceh terus dan terusan didiskriminalisasi ?” Tanya pria sapaan akrab Poen Che’k itu.

Diterangkan Nasri, dirinya bukan anti terhadap pengungkapan pelanggaran HAM di Aceh saat konflik dulu, namun jika benar – benar ingin mengungkapkan kekerasan dimasa lalu, ungkaplah dengan penuh keadilan.

Ianya mengaku aneh dan janggal dengan pemanggilan Muzakir Manaf oleh Komnas HAM terkait pelanggaran HAM berat yang secara tiba – tiba pasca 14 tahun perdamaian. (Ril/Red)

REKOMENDASI