Di Lhoksemawe, Orang Gila Bakar Kantin

  • Whatsapp
Puing sisa kantin milik Samsuddin di jalan elak, kamis (10/10) (Foto/Zaman Huri)

Lhoksemawe | republikaceh.com– Orang keterbelakangan mental (Tidak Waras), diduga membakar kantin berkontruksi kayu, di depan Gudang Coca-Cola, Jalan Elak, Gampong Blang Crum, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, dengan menggunakan korek api, Kamis (10/10)

Dalam insiden tersebut menghanguskan seluruh isi yang ada di dalamnya, diantaranya, Kulkas, Televisi, Kompor bersama tabung gas 3 kg, Rak Mie, serta isi lainnya, api baru bisa di padamkan setelah satu unit Damker milik pemerintah kota Lhokseumawe di kerahkan ke lokasi.

BACA JUGA

Personil Polres Kota Lhoksemawe mengamankan pelaku pembakaran kantin milik Samsuddin, Kamis (10/10) (Foto/Zaman Huri)

Samsuddin (48), pemilik warung kepada republikaceh.com menerangkan jika pembakaran terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, dan pelakunya diduga orang tidak waras yang sering berkeliaran di daerah tersebut.

“Saya tidak tau persis bagaimana kejadian itu, karena saya lagi tidak berada di lokasi, dan warung pun dalam kondis tertutup. Saya mendapatkan informasi dari saksi mata yang bekerja di gudang Coca-Cola bahwa, warung saya telah di bakar oleh orang gila,” katanya 

Saat itu, lanjut Samsuddin, mereka tidak bisa mencegahnya, karena  saat melihat kejadian itu, api mulai membesar, namun mereka melihat pelakunya masih di tempat kejadian dan tanggannya masih ada korek api.

“Dalam musibah tersebut di perkirakan kerugian mencapai 40 Juta Rupiah.” Kilas Samsuddin.

Sementara, Kopolres Lhoksemawe, AKBP Ari Lasta Irawan, SIk, melalui Kasubsektor Muara Dua, Ipda Slamet Riski, saat di konfirmasi menerangkan jika pelaku sudah diamankan.

“Saat ini pelaku sudah kita bawa ke pospol Muara Dua dan selanjutnya akan kita kordinasi dengan pihak Dinas Sosial Kota Lhokseumawe untuk tindakan lebih lanjut karena pelaku diduga memiliki keterbelakangan mental atau tidak waras,” papar Ipda Slamet.

Drs Ridwan Jalil, Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, saat di komfirmasi, mengaku belum menerima informasi terkait kejadian itu.

“Saya baru tahu tentang peristiwa itu setelah ada informasi dari rekan media,” tandasnya seraya menambahkan, pihaknya langsung turun ke lapangan guna memastikan serta melakukan pendataan. (Zaman Huri)

REKOMENDASI