Plt Gubernur Aceh di Desak Percepat Pembangunan Wilayah Barsela

  • Whatsapp
Pengacara Muda, Suhaimi (Dok/Ist)

Banda Aceh | republikaceh.com – Suhaimi, Pengacara Muda, mendesak  Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT untuk mendukung keberlangsungan pembangunan di wilayah pantai barat selatan (barsela).

“Plt Gubernur Aceh harus serius melihat persolaan di wilayah barsela. Harus di akui jika pembangunan di wilayah masih sangat tertinggal dan kita berharap ada kesetaraan pembagunan yang menyeluruh,” tutur Suhaimi kepada republikaceh.com, Kamis (10/10) di Banda Aceh.

BACA JUGA

Suhaimi menyatakan jika dirinya sangat sepakat dengan Pembentukan Forun Bersama Pantai Barat Selatan demi keberlangsungan percepatan pembangunan daerah bersela.

“Kita juga mendorong anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari daerah pemilihan 9 dan 10 untuk membentuk forum bersama (forbes),” tutur Suhaimi.

Pembentukan forbes, lanjutnya, di pandang penting mengingat pada periode DPRA 2014-2019 lalu sedikit kesulitan dalam membangun sinergisitas terutama dengan DPRA dapil 9 dan 10.

“Apalagi anggota DPRA ada 18 orang yang baru dilantik atau diambil sumpah jabatan dari wilayah Dapil 9 dan 10 barsela,” pungkasnya. 

Suhaimi berharap dengan adanya Forum Bersama dapat terbangun komunikasi yang baik dan meningkatkan semangat serta kekuatan DPRA Pantai Barat Barat Selatan untuk membangkitkan baik dalam aspek ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

“Anggota DPRA juga harus bersatu menyampaikan aspirasi bersela demi kemajuan dan mengetaskan angka kemiskinan di pantai barat selatan sebagaimana yang sudah diatur didalam Perpres Nomor 21 tahun 2018 tentang strategi Nasional percepatan pembangunan daerah tertingal tahun 2015-2019,” ujar Helmi.

Data yang berhasil di himpun, Dari 18 anggota dewan tersebut, sembilan orang berasal dari dapil 9 (Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Subulussalam, dan Aceh Singkil) yaitu Tgk H Syarifuddin, Safaruddin, Hj Sartina NA, Tgk H Attarmizi Hamid, Irpannusir, H Teuku Sama Indra, Hj Asmidar, Safrijal, dan Hendri Yono.

Sementara sepuluh orang lainnya berasal dari dapil 10 (Aceh Barat, Aceh Jaya, Nagan Raya, dan Simeulue) yaitu Drs Asib Amin, TR Keumangan, Zaenal Abidin, Zainal Bakri, Fuadri, Herman, Edi Kamal, Tarmizi, dan Azhar Abdurrahman. (SN/Red).

REKOMENDASI