Kedapatan Menyimpan Ganja Kering, Ibu IRT di Gondol Ke Polres Abdya

  • Whatsapp
Pihak Polres Abdiya memperlihatkan barang bukti jenis ganja pada saat kegiatan Konferensi Pers berlangsung, Senin (14/10) di Aula Mapolres (Foto/Mustafa)

Blangpidie | republikaceh.com – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial AG (45), asal warga Kecamatan Jeumpa, Aceh Barat Daya (Abdya), diamankan pihak kepolisian setempat karena kedapatan menyimpan ganja kering, pada Minggu (13/10) kemarin.

Sehari sebelumnya Sabtu (12/10). Satnarkoba juga berhasil menciduk seorang lelaki yang berinisial DW asal  warga Kecamatan Susoh, lantaran melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Ia ditangkap saat sedang menghisap barang haram tersebut.

BACA JUGA

Penetapan kedua pelaku sebagai tersangka disampaikan dalam kegiatan Konferensi Pers yang dipimpin langsung Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK didampingi Kasatresnarkoba Polres setempat, Ipda Mahdian Siregar, Senin (14/10) di Aula Mapolres.

Menurut AKBP Basori , barang haram jenis ganja yang diedarkan AG didatang tersangka dari Kabupaten Gayo Lues. Namun pengedar mengaku baru kali ini melakukan bisnis barang haram dimaksud.

Sementara, lanjutnya, barang bukti yang berhasil diamankan adalah satu kardus daun ganja kering dan 10 bungkus daun ganja kering siap edar dengan berat keseluruhan 1.05 kg. Total ganja semua 2,4 kg dan juga satu Hp pelaku.

“Ia dijerat dengan Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun atau seumur hidup dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar, paling banyak Rp10 miliar,” tutur AKBP Basori.

Sementara, tambah AKBP Basori, dalam kasus penangkapan DW yang ditangkap saat sedang menghisap narkotika jenis sabu, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 0,12 gram serta kaca pirex dan seperangkat alat hisap.

“Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 112 dan 127 dengan ancamam 1 hingga 12 tahun penjara,”tutupnya (Mustafa) 

REKOMENDASI