Belajar Sejarah, Siswa di Aceh Utara Kunjungi Mesium Islam Samudra Pasai

  • Whatsapp
Para Siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Tanah Jambore Aye sedang belajar sejarah di Mesium Islam Samudra Pasai, Selasa (16/10) (Foto/Zaman Huri)

Aceh Utara| republikaceh.com – Sebanyak 82 siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Tanah Jamboe Aye belajar sejarah di Mesium Islam Samudra Pasai, Gampong Beringen, Kecamatan Samudra, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (16/10). Semua siswa yang diboyong tersebut terdiri dari murid kelas 4, 5 dan 6.

Kepala Sekolah Dasar Negeri 2 Tanah Jambor Aye, Yusri Amin, S.Pd, menyebutkan, kunjungan siswa bersama beberapa dewan guru ke Mesium Islam Samudra Pasai, untuk mempelajari sejarah Religius dan adat istiadat serta budaya keacehan tempo dulu.

Dengan kegiatan ini diharapkan para siswa dapat mengetahui sejarah kejayaan kerajaan islam Samudera Pasai, yang merupakan salah satu kerajaan tebesar dan tertua di nusantara, selain itu siswa juga dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya dan adat istiadat warisan indatu.

“Mate Aneuk Teuntei Mupat Jrat, Gadoeh adat Hana Pat Tamita, inilah salah satu alasan saya, betapa pentingnya untuk kita tanamkan kembali pada generasi muda, tentang Budaya dan Sejarah Islam, apa lagi dengan kondisi dunia saat ini, banyak sekali budaya asing yang masuk melalui media sosial, dan kerap diadopsi oleh anak kita melalui smartphone, sehingga kekayaan budaya di negeri kita dapat terancam dan tergilas oleh regulasi budaya asing” ujarnya.

Menurut Yusri, untuk membentuk karakteristik siswa yang islami dan keacehan, seperti yang pernah di tata semasa Kerajaan Islam Samudra Pasai, pimpinan Sultan Malikussaleh, salah satunya adalah dengan mempelajari sejarah peninggalan kerajaan, seperti yang ada di Mesium ini.

Dirinya berharap, kepada setiap pimpinan lembaga pendidikan atau kepala sekolah yang ada di Kabupaten Aceh Utara, agar dapat melakukan kegiatan belajar seperti ini, selain untuk membentuk karakteristik siswa, kegiatan seperti ini juga dapat menumbuhkan semangat mereka untuk giat belajar dan memahami sejarah kebudayaan Islam.

Kepala Musium Samudra Pasai, Ir Nurliana, mewakili Kepala Dinas Aceh Utara, Saifullah, M.Pd, menyambut baik kedatangan setiap rombongan sekolah yang ingin belajar tentang sejarah Religius peninggalan Kerajaan Samudra Pasai, dan memberi apresiasi kepada setiap kepala sekolah yang memilih mesium Samudra Pasai sebagai tempat belajar sejarah.

Oleh karenanya, kegiatan tersebut menjadi penting untuk terus ditumbuh kembangkan, mengingat animo masyarakat terhadap sejarah islam dan keacehan sudah mulai memudar untuk dipelajari dan dipelihara.

Dikarenakan generasi muda saat ini sudah beralih mengadopsi budaya luar, yang masuk melalui sosial media dan media lainnya, tidak tertutup kemungkinan suatu saat nanti kita dapat kehilangan jati diri sebagai orang Aceh yang sangat relegius dan kaya dengan resam.

Nurliana berharap, “dengan adanya Mesium samudra pasai ini, dapat dimanfaatkan oleh setiap lembaga pendidikan yang ada di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Utara, sehingga dapat memberi dampak positif terhadap pelestarian budaya dan adat istiadat Aceh”. ujarnya. (Zaman Huri)

REKOMENDASI