Arafat Ali Resmi Pimpin DPRK Aceh Utara

  • Whatsapp
Pengambilan sumpah Arafat Ali Sebagai ketua DPRK Aceh Utara oleh Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Aceh Utara, Wendra Rais SH MH, Jum’at (25/10) (Foto/Ist)

Aceh Utara | republikaceh.com – Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara, Jumat (25/10) resmi melantik Arafat Ali menjadi sebagai Ketua dan Hendra Yuliansyah sebagai Wakil Ketua definitif DPRK Aceh Utara periode 2019-2024 di ruang rapat sidang paripurna DPRK setempat.

Paripurna istimewa sekaligus pelantikan dan pengambilan sumpah di pimpin langsung oleh Ketua DPRK sementara, dan di hadiri oleh Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, Sekretaris Daerah, seluruh anggota DPRK, Danrem 011 Lilawangsa, Danlanal, Kapolres Aceh Utara, Kajari, Ketua Pengadilan setempat, dan Forkopimda.

BACA JUGA

Acara Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan Ketua DPRK Aceh Utara di pimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Aceh Utara, Wendra Rais SH MH.

Ketua DPRK Aceh Utara definitif, Arafat Ali dalam kata sambutannya mengatakan bahwa seiring dengan terlaksananya proses pelantikan pimpinan DPRK Aceh Utara dengan ini kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada kami sebagai pimpinan DPRK Aceh Utara masa bakti 2019-2024.

“Perjalanan kita masih sangat panjang, dimana ditemui banyak rintangan yang memungkinkan akan terjadi, namun rintangan dan hambatan tersebut akan kita hadapi bersama. Terutama dalam upaya menciptakan kesejahteraan masyarakat” ujar Arafat.

Untuk itu, tambah Arafat, kami Dewan perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Utara sangat berharap dukungan semua pihak dalam membangun Aceh Utara yang lebih baik.

“Sebagai pimpinan yang baru diambil sumpah, bertanda kami telah diletakkan beban dan tanggung jawab besar dalam rangka dalam melaksanakan tugas sebagai pimpinan,”jelasnya.

Arafat berharap jika kedepan pemeritah Eksekutif hendaknya menyambut masukan, saran dan kritikan yang di sampaikan oleh legeslatif.

“Kritkan itu nantinya bukanlah sebagai tanda ke tidak kesetujuan DPRK terhadap program yang akan atau sedang berjalan, melainkan itu adalah salah satu bentuk dukungan kami, sehingga dalam melaksanakan pembangunan menjadi lebih maksimal” imbuhnya.

Lebih lanjut Arafat menyampaaikan jika dirinya terus berusaha dalam merealisasi program dan pembangunan benar-benar dirasakan dan bermamfaat bagi masyarakat.

“sehingga upaya kita dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat akan segera dapat terwujud sebagaimana yang kita harapkan” Pungkasnya (Zaman Huri)

REKOMENDASI