PKH Aceh Utara, Menyambung “Asa” Korban Tragedi Keude Paya Bakong

  • Whatsapp
Warga membantu membersikan puing sisa kebakaran, Jum’at (25/10) (Foto/Zaman Huri)

Lhoksukon | republikaceh.com – Kebakaran hebat yang melanda Keude Paya Bakon Kabupaten Aceh Utara, Jumat (25/10) lalu meninggalkan duka mendalam bagi korban keganasan api melahap 19 ruko dan satu unit rumah.

Meskipun tidak ada korban jiwa, peristiwa tersebut, layak menyemat predikat “Tragedi Keude Paya Bakong”. Saat itu, Secepat kilat bagunan kokoh berubah menjadi lautan api yang kini menjadi puing. Patut mendapat perhatian dan uluran tangan dari semua pihak untuk para korban musibah tersebut.

BACA JUGA

Ketua Forum PKH Aceh Utara Menyerahkan Bantuan diterima oleh Saifullah, Kepala Desa Keude Paya Bakong, Sabtu (02/11) (Foto/Ist)

Betapa tidak, peristiwa api ganas itu begitu cepat menghabiskan semua harta benda, tempat tinggal, pakaian, bahkan surat surat berharga yang tak ternilai harganya pun tidak luput dari amukan api.

Tragedi Keude Paya Bakong menjadi duka bersama. Kini telah mengundang perhatian banyak orang, uluran tangan pun mulai mengalir dari berbagai pihak, tapi memang masih hanya sebatas bantuan masa panik. Paling tidak dengan bantuan tersebut dapat sedikit meringankan para korban.

Jeritan korban terdengar ketelingan penguasa dan para dermawan. Forum Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (2/11) menyalurkan bantuan logistik sebagai upaya penanggulan pasca kebakaran kepada korban.

Dalam kunjungan tersebut Forum PKH Aceh Utara menyerahkan bantuan berupa lemari kabinet dan uang santunan, dengan harapan dapat meringankan beban korban kebakaran.

Bantuan diserahkan oleh Koordinator PKH Aceh Utara, Jafriadi didamping sejumlah pendamping PKH dan diterima oleh Geuchik Gampong Keude Paya Bakong, Saifullah, disaksikan para korban.

Jafriadi kepada rebuplikaceh.com menyampaikan jika Keluarga besar Pendamping PKH Aceh Utara tprihatin dan merasa sedih atas musibah yang menimpa saudara kami di Gampong Keude Paya Bakong.

“semoga keluarga korban tabah dalam menghadapinya” pungkasnya singkat. (Zaman Huri)

REKOMENDASI