Sungai Lae Soraya Meluap, 7 Desa di Subulussalam di Kepung Banjir

  • Whatsapp
Kapolsek Rundeng Ipda Mulyadi SH.MH membatu warga melintas di jalan Panglima Sahman yang sedang tergedang banjir, Senin (04/11) (Foto/Ramona)

Subulussalam| republikaceh.com – Meluapnya air sungai Lae Soraya mengakibatkan warga sulit mengakses  jalan Panglima Sahman dan 7 Desa di Kecamatan Rundeng di Kepung Banjir, Senin (04/11).

Kapolsek Rundeng, Ipda Mulyadi SH.MH bersama personilnya memberikan bantuan kepada warga yang melintas jalan tersebut.

BACA JUGA

Kapolsek Rundeng Ipda Mulyadi SH.MH membatu warga melintas di jalan Panglima Sahman yang sedang tergedang banjir, Senin (04/11) (Foto/Ramona)

“dari hasil patroli kami di beberapa desa memonitor perkembangan situasi debit air di Sungai Lae Souraya di wilayah Kecamatan Rundeng sudah meningkat,” tutur Kapolsek kepada republikaceh.com di Rundeng.

Kondisi terkini, lanjutnya, air mulai menggenangi ruas jalan umum dan halaman rumah warga di beberapa desa.

“Desa yang terkena banjir, Desa Tualang, Desa sibuasan, Desa Sebungke, Desa panglima Sahman, Desa Muara Batu Batu, Desa Binanga, Desa Oboh, Mandilam,” Urai Kapolsek.

Sementara itu, tambahnya, di Ruas Jalan umum terkena banjir diantaranya di jalan umum wilayah Desa Panglima Sahman dengan kedalama sekira 60 sampai 70 cm, di Jalan umum wilayah Desa Binanga 30 sampai 40 cm dan di jalan umum wilayah Desa Oboh 30 sampai 40 cm.

Kapolsek Rundeng Ipda Mulyadi SH.MH membatu warga melintas di jalan Panglima Sahman yang sedang tergedang banjir, Senin (04/11) (Foto/Ramona)

Kapolsek menerangkan, dari hasil monitoring dilapangan, untuk saat ini masyarakat yang melintas menggunakan kendaraan di lokasi yang banjir dan tergenang air penuh kehati-hatian dan untuk warga masih bisa melakukan aktivitas seperti biasa. 

“kami juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap datang banjir. kami dari pihak kepolisian telah membentuk posko penanggulangan banjir serta memberikan no call center di no HP 085762396096.081395159988. bertujuan untuk mempermudah masyarakat menghubungi apa bila ada warga yg terkena banjir dan segera dapat bantuan,” papar Kapolsek.

Menurutnya, banjir yang datang secara tiba tiba di wilayah hukum Rundeng akibat kiriman dari Kota Cane, Aceh Tenggara.

Sampai saat ini belum ada warga atau masyarakat yg mengungsi akibat dampak banjir tersebut dan masih melakukan aktivitas seperti biasa dan apa bila ada perkembangan lebih lanjut akan kami laporkan segera.

“Kami mengharapkan kepada seluruh masyarakat kecamatan rundeng ususnya alur sungai soraya agar antisipasi dengan keaadan sungai lae soraya sekarang ini trutama anak-anak dibawah umur,supaya jangan bermain-main dipinggiran sungai,” tutup Mulayadi. (Ramona)

REKOMENDASI