Sertijab Kajari Abdya, Bupati Akmal Ungkap Sebuah Harapan

  • Whatsapp
Kajari Lama, Abdul Khadir (Kanan) saat bersalaman bersama Kajari baru, Nilawati (Kiri) usai Sertijab di Pendopo Bupati Abdya, Kamis (07/11) (Foto/Mustafa)

Blangpidie | republikaceh.com – Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya dari Kajari laman, Abdul Khadir SH. MH kepada Kajari baru Nilawati SH.MH berlangsung di Pendopo Bupati setempat, Desa Geulumpang Payong Kecamatan Blangpidie, Kamis (7/ 11).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Akmal Ibrahim,SH bersama Wakil Bupati Muslizar.MT, Ketua DPRK Abdya, Nurdianto, Kapolres AKBP Moch Basori, Dandim 0110/Abdya M Ridha Has serta sejumlah SKPK Abdya turut hadir dalam hajatan itu.

BACA JUGA

Bupati Abdya, Akmal Ibrahim,SH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kajari Abdya lama, yang telah mengabdikan diri, berdedikasi dalam penegakkan supremasi hukum di wilayah Nanggroe Breuh Sigupai.

Begitupun bagi Kepala Kejaksaan yang baru, atas nama Pemerintah dan Masyarakat menyambut dengan baik kehadirannya dalam pelaksanaan tugas yang telah diamanatkan.

Apalagi, ungkap Akmal l, sinergitas yang terbina dan terjalin selama ini, baik Pemerintah Abdya dan Kejaksaan Negeri Abdya akan tetap berlangsung terus dan saling mendukung tugas pokok fungsi sebagai abdi negara.

Selain itu, Akmal juga mengakui, Abdya merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Aceh Selatan yang sedang tumbuh subur.

“selama ini Forkopimda kita telah memberikan sport yang bagus kepada daerah ini. Mudan-mudahan Kajari baru bisa memberikan semangat lebih sehingga kami bisa tambah semangat bekerja,” kata Akmal.

Menurut Akmal, sebenarnya korupsi bisa dicegah asalkan adanya keterbukaaan dan dikomunikasikan segala hal bila ada ketidakpahaman dan bila ada yang tidak dimengerti karena Hukum harus ditegakkan dan juga tidak memandang.

“Saya juga sedih sudah beberapa kali mengeluarkan SK pemecatan kepada PNS. Bahkan ada yang sudah berumur. Andai kata dari dulu bisa dikomunikasikan kemungkinan pemecatan ini bisa dicegahkan,”katanya.

Seharusnya, lanjut Akmal, ada keterbukaan dalam hal ini dan PNS jangan menolak jabatan dengan alasan takut karena bisa menyebabkan roda pemerintahan tidak baik.

“Kita tahu itu salah dan jangan dilakukan tapi harus dikomunikasikan kepada pimpinan,” pungkasnya.

Sementara itu disela pisah sambut, mantan Kajari Abdya Abdul Khadir, menyampaikan permohonan maaf baik kepada Pemerintah Abdya ,SKPK maupun kepada masyarakat,

“atas apa yang kurang berkenan selama menjalankan tugas lebih kurang 4 tahun di daerah ini khususnya di bumi breuh sigupai,”ungkap singkat (Mustafa)

REKOMENDASI