Kas Daerah Kota Subulussalam Bobol, Ketua LSM LAKi Angkat Bicara

  • Whatsapp
Ketua LSM Laskar Anti Korupsi Kota Subulussalam Ahmad Rambe (kiri) saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu (13/11) (Foto/Ramona)

Subulussalam | republikaceh.com – Ketua LSM Laskar Anti Korupsi Kota Subulussalam Ahmad Rambe, angkat bicara terkait adanya kebobolan kas daerah Kota Subulussam yang terjadi beberapa hari yang lalu dan terkait dipanggilnya beberapa pejabat terkait oleh Polda Aceh untuk dimintai keterangan.

“Kami meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam untuk memberi perhatian terhadap beredarnya isu adanya kebobolan kas milik Pemerintah Kota Subulussalam mencapai meliaran rupiah,” ungkap Ahmad Rambe kepada republikaceh.com di ruang kerjanya, Rabu (13/11)

BACA JUGA

Ahmad menerangkan jika Kepala BPKAD Kota Subulussalam sudah dimintai keterangan di Polda Aceh.

“Kami sebagai fungsi kontrol sosial kinerja aparatur negara, ikut serta prihatin terjadinya kebobolan kas daerah ini,” ujarnya

Ahmad menambahkan, mewakili Masyarakat pihaknyan memimtak kepada pihak DPRK kota Subulussalam dan pihak kejaksaan untuk segera mengusut tuntas tentang masalah kebobolannya kas daerah tersebut.

Jika itu dilakukan, lanjutnya, maka masyarakat tidak menggap ini sebuah isu belaka saja.

“Demi menunjukkan marwah Kota Subulussalam, kami meminta dengan hormat kepada pihak aparat terkait untuk menuntaskan masalah ini supaya kebenarannya akan terungkap,” tutup Ahmad.

Sebelumnya, dikabarkan Kas Pemerintah Kota Subulussalam bobol senilai Rp2 miliar diduga untuk membayar kegiatan fiktif di Dinas PUPR dan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perikanan (Distanbunkan) setempat.

Bahkan, di Distanbunkan Kota Subulussalam terdapat kegiatan dua kali penarikan yakni bulan April dan Juli yaitu program jalan produksi di Penanggalan Timur, Kecamatan Penanggalan senilai Rp106 juta yang disebut-sebut dana aspirasi salah satu anggota dewan. (Ramona)

REKOMENDASI