Di Aceh Utara, Khanduri Blang Masih Melegenda

  • Whatsapp
Ratusan masyarakat Desa Keureutoe Kecamatan Lapang Kabupaten Aceh Utara sedang mengikuti prosesi Khanduri Blang, Kamis (14/11) (Foto/Zaman Huri)

Aceh Utara | republikaceh.com – Ratusan masyarakat Desa Keureutoe Kecamatan Lapang Kabupaten Aceh Utara kembali melaksanakan Khanduri Blang (khenduri turun sawah) berlangsung di desa setempat, Kamis (14/11).

Acara yang digagas masyarakat secara swadaya tersebut berlangsung secara khidmat dan sukses, masyarakat berbondong-bondong berdatangan untuk mengambil bagian dalam pelaksanaan tersebut.

BACA JUGA

Maulidin Kepala Desa Keureutoe ketika diwawancarai awak media ini menyebutkan jika Acara khanduri peusijuk blang merupakan suatu adat zaman dahulu kala yang hingga sekarang masih diteruskan oleh para generasi masyarakat di Aceh Utara, tak terkecuali masyarakat Desa Keureutoe.

“ini kita lakukan merupakan sebuah tradisi adat istiadat aceh dari nenek moyang kita dahulu, acara khanduri blang ini dihadiri oleh tokoh tokoh masyarakat Desa dan masyarakat setempat terutama para petani umumnya” ujar Maulidi

Menurutnya, sebelum turun kesawah mereka terlebih dahulu melakukan musyawarah bersama untuk melaksanakan prosesi adat istiadat warisan nenek moyang yaitu khanduri blang.

“Dalam agenda prosesi pelaksanaan khanduri blang, Masyarakat melakukan secara gotong royong, sebahagian memasak menyiapkan bekal untuk khenduri, sebahagian lagi membuat persiapan peusijuek bijeh (tepung tawar benih padi),” jelasnya.

“untuk agenda peusijuek bijeh dipimpin langsung oleh imum Gampong (Desa) yang dilanjutkan dengan memanjatkan doa untuk dimudahkan rezeki dan keselamatan bersama, sebagai wujud bentuk syukur kepada Allah Swt, yang merupakan inti atau puncak dari acara khanduri blang,” ujar Maulidin.

Selanjutnya, tambah Maulidi, diikuti dengan makan khenduri bersama, Tutup Maulidin. (Zaman Huri)

REKOMENDASI