Kota Subulussalam di landa Banjir, Sejumlah pekerjaan Proyek Terhambat

  • Whatsapp
Satu unit alat berat tidak dapat nelanjukan pekerjaan jalan akibat banjir, Kamis (14/11) (Foto/Ist)

Subulussalam | republikaceh.com – Hujan lebat yang mengguyur kota Subulussalam dalam sepekan terakhir mengakibatkan sejumlah ruas jalan penghubung antar desa di kecamatan runding terendam banjir.

Ketinggian air yang merendam badan bervariasi, di sejumlah titik ketinggian air bahkan mencapai dada orang dewasa. Sehingga akses menuju ke sejumlah desa seperti desa panglima sahman dan desa suak jampak kecamatan runding putus total.

BACA JUGA

Kondisi debit air di salah satu jalan dalam kawasan Kota Subulussalam, Kamis (14/11) (Foto/Ist)

Selain memutus akses jalan lintas, banjir juga menghambat sejumlah proyek pembangunan di Kecamatan Runding, seperti pembangunan peningkatan badan jalan yang menghubungkan Desa Panglima Sahman dan Desa Suak Jampak dengan pusat Kota Subulussalam.

Akibatnya, proyek pembangunan jalan yang menyerap anggaran lebih dari 5 milliar tersebut terancam molor dan tidak bisa di kerjakan akibat luapan air banjir yang terus meningkat.

Teuku Ekka Ardiansyah, SH, pihak kontraktor pelaksana proyek peningkatan badan jalan panglima sahman-suak jampak mengatakan, proyek peningkatan badan jalan sepanjang 3 kilo meter yang sedang dikerjakan terancam molor akibat debit air sungai lae souraya terus meningkat.

Hingga saat ini, banjir masih terus merendam lokasi pengerjaan dan menyulitkan para pekerja untuk menyelesaikan pembangunan tersebut.

“Namun demikian kami tetap berusaha serta melakukan upaya – upaya yg maksimal demi tercapainya target penyelesaian kegiatan peningkatan jalan panglima sahman – suak jampak ” Tambahnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini intensitas hujan yang mengguyur kota Subulussalam masih cukup tinggi,selain itu banjir ini juga di perparah dengan banjir kiriman dari kabupaten tetangga yang berada di hulu sungai lae souraya. (Ramona)

REKOMENDASI