Wapres Beri Sinyal Untuk Kek Halal di Abdya

  • Whatsapp
Wakil Presiden RI, Ma’aruf Amin (tengah) bersama pengurus ISMI Aceh, Rabu (13/11) (foto/Ist)

Blangpidie| republikaceh.com – Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’aruf Amin mendukung rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK ) yang akan dibangun di Provinsi Aceh tepatnya di Kabupaten Abdya.

Dukungan itu disampaikan Wapres saat Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) yang Diketuai Ilham Habibie bersama dengan tim ISMI Perwakilan Aceh dan Tim Task Force SISC Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/11) lalu.

BACA JUGA

Menurut Ilham Habibie dalam Pres Relisnya kepada awak media, Rabu (13/11) menyebutkan, dalam pertemuan itu mereka memaparkan tentang agenda rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) halal yang akan dibangun di Provinsi Aceh tepatnya di Kabupaten Abdya.

“Tadi ada satu program khusus yang kita ceritakan kepada Pak Wapres, yakni satu inovasi dari ISMI pusat tentang usulan membentuk satu KEK dan saat ini sangat siap baik dari segi wilayah, yang nantinya merupakan cikal bakal KEK halal pertama di Indonesia yang berkedudukan di Kabupaten Abdya,” ungkap Habiburrahman.

Jadi, lanjutanya, Barat Selatan Aceh sudah lengkap tapi memang masih harus melalui proses perizinan, dan dukungan dari Pemerintah.

Dirinya juga meminta pandangan dari Wapres Ma’ruf Amin terkait rencana tersebut.

Menurut Wapres, ungakpanya, sangat mendukung upaya yang sedang dilakukan oleh ISMI dalam memperkuat ekonomi syariah di Indonesia.

“Jadi salah satu program utama pemerintah kita adalah memperkuat ekonomi syariah di Indonesia bukan hanya dari perbankan atau keuangan. Tapi juga pelaku bisnis lainnya,”katanya.

Secara umum, tambahnya program tersebut masih dalam proses. Pihaknya saat ini tengah mengebut perizinan dan proses pendukung dokumen secara lengkap.

Sementara Ketua ISMI Aceh Nurchalis mengatakan sedang menyiapkan infrastruktur dalam membangun KEK Halal Barsela.

Dia mengatakan nantinya lokasi tersebut akan menjadi pusat ekonomi yang terintegrasi dengan 8 (delapan) Kabupaten/Kota dan menjadi penyangga ekonomi regional baru di Provinsi Aceh, serta KEK halal Barsela ini akan menjadi kawasan ekonomi khusus halal pertama di Indonesia.

“Jadi pemukiman, sebagai pusat industri, pelabuhan, semua terintegrasi. Program lengkap ada di situ. Jadi Alhamdulillah Bapak Wapres tadi berharap ini jadi program satu-satunya. Karena belum ada KEK halal di Indonesia,”sebut Nurchalis.

Sementara Juru Bicara Surin Industial Smart City (SISC) Abdya, Habiburrahman menyampaikan terima kasih banyak kepada Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia yang menerima secara resmi tim kolaborasi antara ISMI dengan Tim Percepatan Akslarasi (TPA) dan Task Force SISCA KEK Halal Barsela dan ini tentu menjadi sejarah baru dalam mendukung pengembangan kawasan ekonomi khusus halal barsela di Provinsi Aceh.

Dukungan dari Wapres, akan menjadi energi baru dalam mempercepat lahirnya pengembangan kawasan ekonomi dan ini akan sangat menguntungkan bagi publik, dan dengan adanya dukungan langsung dari Wapres maka tim akan segera merampungkan seluruh kebutuhan termasuk memfinalkan seluruh bahan-bahan dan dokumen resmi yang menjadi bagian dari kebutuhan untuk percepatan KEK Halal Barsela.

“Insya Allah Bulan Desember 2019, Bupati Akmal Ibrahim akan mempresentasikan KEK Halal Barsela pada HUT ISMI ke – 7 di Banten di hadapan Wakil Presiden KH. Makruf Amin sekaligus launching Usulan KEK Halal Barsela dengan harapan bisa segera terpacu pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut,” ujarnya (Mustafa)

REKOMENDASI