Puskesmas Ligan Resmikan Pos UKK

  • Whatsapp
Kepala Puskesmas Ligan, Rumayah, mendampingi Camat Sampoiniet, Taufik SH melakukan peresmian pos Usaha Kesehatan Kerja (UKK) di CRU Sampoiniet, Kamis (21/11) (Foto/Amilin)

Calang | republikaceh.com – Dalam rangka memantapkan fasilitas kesehatan untuk warga di Kemukiman Pate Purba, Puskesmas Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya bersama CRU Sampoiniet meresmikan Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK ), Kamis (21/11)

Sebelum dilakukan peresmian, terlebih dahulu sudah di fasilitasi berbagai macam obat obatan dan pelatihan kepada kader dan Pembentukan Pos UKK sudah sejak September 2019 yang berlokasi di CRU Sampoiniet, Desa Ie Jeureungeh.

BACA JUGA

Peresmian Pos UKK dilakukan oleh Camat Sampoiniet, Taufik SH, serta turut hadir Kasi Kesehatan Kerja dan Olahraga Provinsi Aceh.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa, Sekretaris Desa Ie Jeureungeh, Daramil, Leader CRU Sampoiniet dan Masyarakat setempat.

Kepala Puskesmas Ligan , Rumayah menjabarkan, Pos UKK di CRU Sampoiniet menjadi Pos ke- 2 dalam Kecamatan Sampoiniet Aceh Jaya.

Pembentukan pos tersebut sebagai upaya mendekatkan fasilitas pelayanan kesehatan untuk warga yang manyoritas pekerja petani atau penambangan.

Dengan adanya Pos UKK, lanjutnya, sebagai penolong utama bagi masyarakat yang  sakit atau celakaan dalam berkerja. di karnakan jarak dari pos UKK dengan puskesmas lumanyan jauh dan untuk menunjukan kesadaran dan kemandirian warga terhadap kesehatan.

“Warga sangat sadar akan kesehatannya. Kesadaran itu berdasarkan kemampuan dan kemauan untuk mengenali, mengatasi, memelihara, meningkatkan serta melindungi kesehatan para Pekerja,” tegas Rumayah.

Peresmian pos tersebut, tambahnya, memberikan dampak baik bagi warga setempat, terlihat dari antusiasme warga yang turut hadir di peresmian Pos UKK. Puskesmas Ligan terus berupaya untuk menjaga Kesehatan warga dari berbagai siklus penyakit.

“salah satu cara  untuk mengoptimalkan fungsi puskesmas dalam pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, khususnya warga mukim pante purba yang berstatus pekerja sebagai petani dan penambang emas yang memang rawan terkenak wabah penyakit,” tutup Rumayah (Amilin)

REKOMENDASI