Anggota DPRK Aceh Jaya Prihatin Kondisi Warga Cacat Fisik di Lamno

  • Whatsapp

Anggota DPRK Aceh Jaya, Muhammad Ali (Kiri) didampingi Koordinator TKSK Kabupaten Aceh Jaya saat mengunjungi Zulkifli di Lamno, Rabu (11/12/2019) (Foto/Zahlur Akbar)

Calang | republikaceh.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya, Muhammad Ali mengunjungi salah satu warga Desa Jambo Masi Kecamatan Jaya, Aceh Jaya, Zulkifli (52) yang mengalami cacat fisik sejak 42 tahun silam.

“Kita menyikapi dan akan mencoba melakukan upaya koordinasi kepada dinas agar ada solusi mengenai kebutuhan becak honda seperti harapan Zulkifli” Ungkap Muhammad Ali kepada republikaceh.com usai mengunjungi Zulkifli di Lamno, Rabu (11/12/2019).

Selaku lageslatif, lanjutnya, sebagai perpanjangan aspirasi Rakyat tentunya kondisi ini menjadi tanggung jawab moral bukan hanya sekedar peduli saja namun perlu adanya tindakan konkrit untuk segera di tindak lanjuti.

“Beliau cacat, sehari-hari menjadi guru di TPA mengajari anak-anak ngaji dan adiknya juga cacat, Ibunya juga sudah tua. Perlu adanya prioritas dan itu tidak cukup DPRK saja, tapi kita semua yang memiliki kelebihan harta, mari kita bantu,” ujar Pria yang akrab dengan sebutan Teungku Ali.

Zulkifli kepada awak media mengungkapkan jika dirinya sudah mengalami cacat fisik sejak 42 tahun silam.

Dirinya berharap agar ke depan memilik satu unit becak motor sebagai penunjang untuk dirinya beraktifitas dan melaksanakan salat berjamaah ke Masjid.

“Selama ini, saya menggunakan becak rakitan ini dan ini pun pemberian salah satu Dewan pada tahun 2012. Jika rusak, saya minta tolong sama warga untuk memperbaikinya,” ungkap Zulkifli.

Semtara itu, Rusdi, Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Aceh Jaya yang ikut mendampingi dikala itu kepada republikaceh.com menerangkan jika zulkifli sudah pernah di bantu melalui program Usaha Ekonomi Produktif melalui Dinas Sosial Aceh Jaya.

“Beliau sudah pernah kita bantu perlengkapan merajut Jaring ikan dan kursi roda. Kursi roda tersebut tidak bisa digunakan untuk beraktifitas di luar rumah,” ungkap Rusdi.

Namun, lanjutnya, untuk becak sesuai kebutuhan Zulkifli tidak tersedia di Dinas Sosial Aceh mau pun di Aceh Jaya sehingga sejauh ini, belum bisa di berikan bantuan seperti becak honda tersebut.

“Becak honda untuk kebutuhan seperti Zulkifli ini perlu di rakit ulang bukan layaknya seperti becak honda pada umumnya. Di dinas belum ada pengadaan seperti itu, makanya sampai saat ini belum kita berikan,” jelas Rusdi. (Zahlur Akbar)

Berikut cuplikan vidioanya:

REKOMENDASI