Kerap Terjadi Kecelakaan, Warga Abdya Keluhkan Perbaikan Jalan

  • Whatsapp

Seorang Pengendara sepeda motor saat menghindari jalan berlubang di Desa Gulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Abdya, Rabu (18/12/2019) (Foto/Mustafa)

Blangpidie | republikaceh.com – Warga mengeluhkan perbaikan jalan nasional yang sedang dikerjakan di Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie . Pasalnya, badan jalan yang sudah dipotong dan dibongkar tidak langsung dilanjutkan dengan pengaspalan ulang.

Akibatnya, bekas kerukan aspal itu seakan berubah jadi perangkap bagi pengendara motor yang terburu-buru dan lalai. Mereka bisa celaka dibuatnya. Akibat paling fatal, pengendara bisa saja berhadapan dengan malaikat maut.

“Tidak ada rambu-rambu yang dipasang di sana sebagai peringatan bagi pengendara. Hal ini dikeluhkan sejumlah warga yang melintas apalagi disaat malam. Namun sayang, hingga kini kondisi tersebut tetap dibiarkan. Seolah hal itu dianggap sepele saja oleh pihak terkait, ujar Hilman, salah satu pengendaran roda dua kepada republikaceh.com, Rabu (18/12/2019) di Blangpidie.

Dirinya mengaku, tak habis pikir kenapa program pembangunan di negeri ini terkesan mengabaikan keselamatan pengguna jalan.

“Perbaikan jalan memang sangat diperlukan oleh rakyat. Namun menurutnya, nyawa dan keselamatan warga jauh lebih penting.

“Apalah artinya perbaikan jalan kalau harus mengorbankan keselamatan warga,” cetusnya.

Karena, tambahnya, pengerukan jalan itu berisiko cukup tinggi. Dirinya berharap agar rekanan pelaksana proyek bisa bekerja lebih sigap dan profesional serta mengutamakan keselamatan orang lain. (Mustafa)

REKOMENDASI