Gemantara Gelar Pelatihan Dasar Jurnalistik di Lhokseumawe

  • Whatsapp

Ketua Gemantara Eksda Aceh, Nazaruddin (Kiri) menyerahkan sertifikat kepada Zainal Abidin, S.Hi (Tengah) sebagai pemateri pelatihan dasar jurnalistik, di aula HBY Bumi Persada Kota Lhoseumawe, Sabtu (21/12/2019) (Foto/Zaman Huri)

Lhokseumawe | republikaceh.com – Gema Nusantara (Gemantara) Eksekutif Daerah (Eksda) Proplvinsi Aceh menggelar pelatihan jurnalistik dasar untuk sejumlah wartawan, ormas dan mahasiswa di aula HBY Bumi Persada Kota Lhoseumawe, Sabtu (21/12/2019)

Hadir sebagai pembicara dalam pelatihan tersebut, Zainal Abidin, S.Hi merupakan salah seorang wartawan senior di Kota Lhokseumawe, lulusan lembaga pendidikan Doktor Sutomo (lPDS) Jakarta pada tahun 2007 yang saat ini menjabat sebagai kepala biro Harian Waspada di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Nazaruddin, Ketua Gemantara Ekda Aceh dalam sambutannya menyebutkan jika acara tersebut terselenggara atas kerjasama Gemantara dengan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Aceh Utara dan STIKes Bumi Persada Kota Lhokseumawe

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia, khususnya dalam bidang jurnalistik, sesuai dengan moto Gemantara, yaitu, membangun dan mencerdaskan,” ujarnya.

Setiap peserta, lanjutnya, yang telah mengikuti pelatihan, pihaknya akan memberikan sertifikat, sebagai tanda telah mengikuti pelatihan dasar jurnalistik.

 

Para peserta usai menerima sertifikat pelatihan jurnalistik dasar, Sabtu (21/12/2019) (Foto/Zaman Huri)

“setiap peserta yang mengikuti pelatihan ini, kami memberikan sertifikat sebagai tanda telah mengikuti pelatihan dasar jurnalistik” katanya Nazar

Senada dengan itu, Iskandar, S.Kom, M.S.M, Ketua III STIKes Bumi Persada dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pelatihan dasar yang dilaksanakan tersebut, untuk meningkatkan budaya dan minat menulis kaum milenial, guna menghasilkan generasi jurnalist yang handal dalam dunia kewartawanan

“Setelah pelatihan ini, kita harap dapat menghasilkan penulis yang mampu merangkum berita secara aktual, faktual dan memenuhi unsur etika jurnalistik” ujar Iskandar

Menurutnya, berita yang bagus adalah berita yang mempunyai kualitas dengan mengedepankan kebenaran dan proposional dalam sebuah tulisan

Hal ini perlu diperhatikan, sehingga setiap berita yang dimuat, benar menjadi produk jurnalistik yang akurat dan berimbang,

“ini juga berguna, membantu mengotrol arah pembangunan bangsa,” Pungkas Iskandar (Zaman Huri)

REKOMENDASI