Warga Ciduk Tiga Remaja di Aceh Utara

  • Whatsapp

Pihak Kepolisian Aceh Utara bersama warga sedang mengamankan pelaku, Jumat (17/11/2020) (Foto/Ist)

Aceh Utara | republikaceh.com – Masyarakat Desa Matang Puntong Kecamatan Sunoddon, Aceh Utara
Jumat (17/1/2020) mengamankan tiga remaja pelaku perampasan Handphone beserta uang milik warga Desa Alue Bili Rayeuk Kecamatan Baktiya.

Ketiga remaja tersebut berinisial, HN (19) warga Desa Rawa Itek Kecamatan Tanah Jambo Aye, dan MZ (16) warga Desa Pucok Alue Kecamatan Baktiya, serta AK (17) warga Desa Tanjong Pineung Kecamatan Seunuddon.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin, melalui Kasubbag Humas Iptu Sudiya Karya, Sabtu (18/1/2020), menyampaikan jika kejadian berawal ketika R dan MS sedang beristirahat di mesjid Desa Matang Bayu Kecamatan Baktiya Barat. lalu korban dihampiri oleh ketiga pelaku.

“Kepada korban, pelaku mengatakan jika korban telah memukul adik dari salah seorang pelaku,” jelas Iptu Sudiya Karya

Lalu, ketiga pelaku, memaksa kedua korban untuk pergi bersama ketiga pelaku dengan mengunakan sepeda motor milik korban dan sepeda motor milik ketiga pelaku kearah jalan Buah Kecamatan Baktiya Barat.

Setiba dijalan sepi, ketiga pelaku mengambil paksa HP beserta uang korban dan langsung pergi meninggalkan korban.

Pada saat itu, lanjutnya, korban sempat mengejar pelaku sampai ke Desa Matang Puntong dan meminta tolong kepada masyarakat sekitar.

“Berkat bantuan masyarakat, ketiga pelaku berhasil di tangkap pada pukul 18.20 Wib dan diamankan di Pos TNI AL Desa Matang Puntong,” terangnya.

Lalu, tambannya, pada pukul 18.30 wib, Anggota Polsek Seunuddon tiba dilokasi, dan seterusnya pada pukul 21.00 wib, Kapolsek Baktiya Barat Tiba, dan Ketiga pelaku diserahkan kepada Kapolsek Baktiya Barat.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa, 1 unit Hp Vivo warna Biru, 1 unit Hp Oppo warna Hitam, 1 unit Hp Xiomi milik Pelaku berinisial (AK) dan 1 unit sepmor Vario Warna Hitam BL 3020 FR milik pelaku berinisial (AK), serta uang berjumlah Rp.45.000. Tutup Iptu Sudiya Karya.

“Akibat perbuatannya tersebut, saat ini, ketiga remaja tanggung, terpaksa harus berurusan dengan aparat penegak hukum,” pungkasnya. (Zaman Huri).

REKOMENDASI