Bupati Aceh Jaya Lantik 22 Kepala Desa dan 3 Mukim

  • Whatsapp

Bupati Aceh Jaya, T Irfan TB memasang plakat kepada Kepala Desa saat berlangsungnya pelantikan, Rabu (22/1/2020) (Foto/Zahlul Akbar)

Calang | republikaceh.com – Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB melantik dan mengambil sumpah 3 Imum Mukim serta 22 Kepala Desa dalam Kabupaten Aceh Jaya berlangsung di Aula Lantai III Sekdakab setempat, Rabu. (22/01/2020).

BACA JUGA

3 Imum Mukim dilantik dari Kecamatan Jaya dan Teunom. Sedangkan 22 Kepala Desa berasal dari 5 Kecamatan, terdiri dari Kecamatan Teunom, Pasie Raya, Indra Jaya, Krueng Sabee dan Jaya.

Bupati Aceh Jaya, T Irfan TB dalam sambutannya menyampaikan, para Imum Mukim dan Kepala Desa yang baru dilantik diharapkan dapat memimpin roda pemerintahan desa di bawah wewenang dan tanggung jawab masing-masing, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagaimana diketahui, lanjutnya, dengan adanya undang-undang nomor 16 tahun 2014 tentang desa, telah memberikan kewenangan lebih luas kepada Desa sebagai ujung tombak pemerintahan yang memiliki otonomi dalam mengatur pembangunan untuk mensejahterakan masyarakatnya.

“Kita berharap kepada para Kepala Desa yang baru dilantik untuk dapat menggunakan anggaran dengan sebaik-baiknya dengan memperhatikan skala prioritas pembangunan dengan memperhatikan transparansi penggunaan anggaran agar tidak timbul tanda tanya dikalangan masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga: Bupati Aceh Jaya Lantik Kepala Desa di Darul Hikmah

Pada kesempatan tersebut, Bupati Irfan juga menekankan agar Kepala Desa yang baru dilantik untuk dapat memprioritaskan masyarakat yang kurang mampu.

“Membangun rumah dhuafa dalam satu desa minimal 2 rumah setiap tahun. Jika dengan anggaran desa masih belum terealisasi semua dan masih banyak masyarakat kurang mampu, maka pihak Pemerintah Aceh Jaya juga membantu dengan cara lain seperti bekerja sama dengan Baitul Mall Kabupaten maupun Provinsi,” jelasnya.

Bupati Irfan juga menyampaikan jika Kepala Desa adalah tumpuan utama, maju atau mundurnya sebuah Desa dan administrasi pemerintahan sebuah Desa juga harus benar-benar berjalan sebagai mana mestinya.

“Kepala Desa selaku lembaga eksekutif Desa harus benar – benar bisa memanfaatkan serta mengelola secara baik anggaran yang ada di desa, jangan sampai menjadi malapetaka bagi kita semua. Apalagi sampai bermasalah dengan hukum nantinya,” Ujar Bupati.

Kepala Desa yang baru dilantik, tambahnya, harus meningkatkan koordinasi dengan Imum Mukim diwilayahnya masing – masing serta mengikutsertakan pula imum mukim dalam merumuskan program pembangunan.

“kami juga berharap kepada para keuchik agar dapat menyatukan kembali semua masyarakat pasca pilchiksung, dalam setiap proses demokrasi perbedaan pasti ada, namun tujuannya tetap satu yaitu mensejahterakan masyarakat,” tutupnya. (Zahlul Akbar)

 

REKOMENDASI