Merasa Simpati, Kamenag Aceh Selatan Sumbang 16 Juta Ke Ponpes Darussalam

  • Whatsapp

 

Kasie Potren Kamenag Aceh Selatan,Tajri Bin Yacob saat menyerahkan bantuan kepada pimpinan Ponpes Darussalam Abi Hidayat, Rabu (12/2/2020) (Foto/Ist).

Tapaktuan | Republikaceh – Kebakaran luar biasa yang melanda pondok Pesantren Darussalam di Kabupaten Aceh Selatan pada akhir Desember 2019, Senin (19/12/2019) lalu mengundang simpati Kemenang Aceh Selatan.

Kemenag Aceh Selatan menyalurkan sumbangan sebanyak Rp. 16 juta lebih untuk korban kebakaran tersebut.

“Sumbangan ikhlas dari para karyawan, walaupun tidak banyak tapi semoga ini bisa  bermanfaat,” kata Kasie Haji dan Umroh Kamenag Aceh Selatan,Kahiruddin yang turut didampingi Kasie Potren,Tajri Bin Yacob  disela-sela penyerahan bantuan ini kepada Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, Abi Hidayat, Rabu (12/2/2020).

Menurutnya, untuk membangun kembali bilik santri yang terbakar itu pimpinan pesantren membutuhkan biaya yang lumayan besar. Uluran tangan para dermawan tentu sangat diharapkan, mengingat saat ini sedang proses pembangunan.

“Besar biayanya. Kita sangat merasa prihatin dengan musibah yang di alami Ponpes Darussalam saat ini, sebagaian santri terpaksa harus menumpang ditempat santri lain sambil menunggu perbaikan,” ujarnya dengan penuh kesedihan.

Untuk itu,Kahiruddin mengajak semua pihak yang punya rezeki lebih untuk turut ikut  menyumbang agar pengerjaan pembangunan bilik santri  cepat selesai.

“Ada ribuan santri dari berbagai daerah yang sedang menimba ilmu disana, mereka mengharapkan uluran tangan untuk kesiapan biliknya,” ungkap Kahiruddin.

Sesama umat, lanjut Khairuddin, tentu sudah sepatutnya saling membantu bahu membahu, apalagi untuk tempat dimana calon-calon ulama masa depan Aceh.”Yang kita bantu adalah tempat lahirnya calon ulama Aceh, bayangkan balasan Allah untuk kita,” ujarnya.

Untuk diketahui , Pondok Pesantren (Dayah) Darussalam di Desa Blang Poroh Kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh terbakar pada Senin 9 Desember 2019.

Sedikitnya, seratus rangkang yang merupakan tempat tinggal santri ludes dilahap si jago merah. ( Mustafa)

REKOMENDASI