Kerap Terjadi Karhutla, Kodim 0114/Aceh Jaya Sosialisasikan Pencegahan Hingga Kepelosok Desa

  • Whatsapp
Personil Kodim 0114/Aceh Jaya sedang melakukan sosialisasi pencegahan Karhutla kepada warga, Kamis (13/2/2020) (Foto/Ist)

Calang | republikaceh – Kodim 0114/Aceh Jaya melalui jajaran Koramil dan Posramil terus melakukan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Aceh Jaya.

Untuk memaksimalkan upaya pencegahan Karhutla ini Kodim 0114/Aceh Jaya melakukan patroli dan pemasangan spanduk sebagai upaya pencegahan karhutla, kemudian pada kesempatan itu, personil babinsa menemui langsung guna mensosialisikan pencegahan karhutla.

” Personil Babinsa mengkampanyekan pencegahan Karhutla dengan berkomunikasi secara langsung kepada setiap warga. baik yang berada di desa, persawahan maupun perkebunan. Agar lebih maksimal, ” kata Pasiops Kapten Inf La Hasiri.

” Kita mempunyai Babinsa di setiap desa dalam Kabupaten Aceh Jaya, ” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapten La Hasiri menambahkan hingga saat ini titik api di Kabupaten Aceh Jaya masih dapat dikendalikan berkat kerja sama semua pihak.

” Sampai saat ini wilayah aceh jaya, titik api masih dapat kita kendalikan, katanya, kemudian Kita selalu merespon dengan cepat setiap kali ada titik api. Berkat kerja sama semua pihak seperti TNI/Polri, BPBK, masyarakat dan lainnya, ” tutup La Hasiri.

Personil Kodim 0114/Aceh Jaya memberikan pemahaman pencegahan karhutla kepada warga, Kamis (13/2/2020) (Foto/Ist)

Sementara itu, Sepanjang bulan Januari dan Februari tahun 2020, Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya mencatat sebanyak 8 lokasi terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten tersebut.

“ada 3 kebakaran hutan dan lahan terjadi di bulan Januari dan 5 kebakaran terjadi di bulan Februari ini,” ungkap Destian Yurisfan, Petugas Pusdalops-PB Pada BPBK Aceh Jaya saat dijumpai republikaceh.com di ruang kerjanya.

Destian juga mengungkapkan jika sepanjang tahun 2019, kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Aceh Jaya mencapai 15 kejadian.

“Kita mencatat, Ke 15 kejadian tersebut terjadi sejak bulan Januari sampai September 2019,” terang Destian.

Sejauh ini, lanjut Destian, pihaknya telah melakukan upaya pencegahan dan selalu siap siaga bila sewaktu-waktu kebakaran terjadi kembali.

“Petugas pemadam dengan mobil Damkar tetap siagakan di setiap pos. Meraka juga melakukan patroli ke lapangan guna memantau lokasi yang dianggap rawan akan terjadinya kebakaran,” jelas Destian.

Destian menghimbau kepada warga untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan, sehingga akan meminimkan celah kembali terjadinya kebakaran hutan di Aceh Jaya.

“Sekarang sedang musim kemarau, bila ada sedikit saja api di lokasi lahan, maka dikhawatirkan api tersebut akan menyebar luas,” tutup Destian.

Pencegahan, tambahnya, tidak hanya bisa dilakukan oleh pihak BPBK saja, melainkan dilakukan secara bersama-sama. Sehingga, kebakaran dapat di cegah sejak dini dengan keterlibatan seluruh elemen yang ada.

“Kita sangat berharap kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam melakukan pencegahan, minimal dilingkungan dimana mereka berada,” pungkas Destian. (Zahlul Akbar)

REKOMENDASI