Di Aceh Jaya, Daun Kelor Beharga

  • Whatsapp
Cut Susiani memperlihatkan produk hasil olahannya berbahan dasar daun kelor, Jum’at (14/2/2020) (Foto/Zahlul Akbar)

Calang | republikaceh РCut Susiani (25) Ibu Rumah Tangga asal Desa Suka Makmur Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya berhasil mengolah daun kelor menjadi berbagai macam olahan produk berbasis kebutuhan sehari-hari.

Usaha tersebut sudah dirintisnya sejak 5 tahun silam. Cut Susiani semula hanya memproduksi bubuk daun kelor saja namun kemudian terus berinovasi hingga melahirkan berbagai olahan produk lainnya.

“Awalnya hanya memproduksi bubuknya saja, setelah beberapa kali saya mengikuti pelatihan, baik di Aceh maupun ke luar negeri, saya mencoba berinovasi dan akhirnya, saya mampu melahirkan beberapa produk lainnya,” ujar Cut, sapaan akrab Cut Susiani saat dijumpai republikaceh.com dikediamannya, Jum’at (14/2/2020).

Saat ini, terangnya, sudah enam jenis produk yang di hasilkan dari olahan daun dan biji kelor. diantaranya, serbuk daun kelor, sabun kelor, Masker, Kapsul serbuk daun kelor, minyak biji kelor dan teh kelor.

Aneka Produk berbahan dasar daun dan biji kelor hasil karya Cut Susiani, Jum’at (14/2/2020) (Foto/Zahlul Akbar)

“Semua produk ini di jual di pasaran dengan berbagai variasi mulai dari harga Rp. 5.000 rupiah hingga Rp.1.25.000 rupiah dan kita juga berencana membuka tempat usaha di luar rumah karena selama ini hanya produksi di rumah saja,” ungkap Cut.

Menurutnya, selain daun kelor, minyak biji kelor juga bisa di manfaatkan untuk mengurangi rasa nyeri sendi dan encok.

“Caranya cukup dengan mengoles pada bagian tubuh yang sakit,” jelasnya.

Dirinya juga mengungkapkan jika kendala yang sering dihadapi saat ini soal pemasaran produk, kurang tersedianya pasar yang tepat hingga belum banyak konsumen lokal yang belum mengetahui mamfaat dari produk daun dan biji kelor.

Para Ressuller (Agen Online) saat bersama Cut Susiani memperlihatkan produk berbahan dasar daun kelor, Jum’at (14/2/2020) (Foto/Ist)

“Produk saya, sekarang diambil oleh reseller (Agen Online) untuk dipasarkan. Semoga kedepan produk – produk ini bisa diminati konsumen,” katanya.

Cut Susiani juga berencana akan terus mengembangkan olahan daur kelor menjadi berbagai produk lainnya dengan mengutamakan nilai kebersihan.

“Kedepan saya akan mencoba mengembangkan produk lainnya, seperti sabun cair daun kelor dan Hand Body,” pungkasnya. (Zahlul Akbar)

REKOMENDASI