Warga Keluhkan Jalan Dua Jalur di Abdya Tidak Terpasang Rambu Lalu Lintas

  • Whatsapp
Dua pengendara sedang melintasi jalan dua jalur belumterpasang plang pemberitahuan, Senin (17/2/2020) (Foto/Mustafa)

Blangpidie | republikaceh – Para warga pengguna jalan di depan Rumah Sakit Umum Teuku Peukan Kabupaten Aceh Barat Daya mengeluh. Pasalnya, memasuki areal pemisah jalan dua jalur di Desa Padang Merante Kecamatan Susoeh tersebut atau di penghujung median jalan tidak terdapat adanya tanda rambu-rambu lalu lintas atau plang pemberitahuan.

Rustam, salah seorang pengendara kepada republikaceh.com, Selasa (18/2/2020) mengatakan jika dirinya khawatir dengan kondisi median jalan dua jalur yang baru dibangun, yang tidak di pasang tanda rambu lalu lintas di penghujung median jalan.

“Kita tahu kalau jalan dua jalur ini baru dibangun, dan masih dalam pengerjaan lanjutan oleh pihak rekanan,” ungkap Rustam

Menurutnya, di ujung jalan tepatnya di tengah median, bisa di buat tanda, agar pengendara bisa lebih hati-hati sehingga tidak menabrak tengah median jalan saat memasuki jalan dua jalur.

“Kalau tidak di pasang rambu lalu lintas, ditakutkan akan memicu kecelakaan bagi pengguna jalan,” terangnya.

Oleh sebab itu, ia meminta kepada pihak yang bertanggungjawab agar membuat tanda atau plang di penghujung median jalan untuk menghindari terjadinya kecelakaan di jalan dua jalur.

Rustam kembali mengungkapkan, yang paling ditakutkan saat pengendara yang melintas di malam hari. Sebab, tengah di penghujung median jalan tidak terlihat dari kejauhan, belum di pasang lampu penerang.

“Sebelum memakan korban, Kita hanya meminta untuk sementara waktu, di penghujung median jalan ada dibuat tanda atau semacam plang pemberitahuan, agar pengendara baik itu roda dua dan empat tidak menabrak median saat hendak memasuki areal jalan dua jalur tersebut,” ujar Rustam.

Secara terpisah, Korlap Balai Pelaksanaan Jembatan dan Jalan dan Satker II, PPK 2.5 Abdya, Alfian Helmi, ST saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya meminta maaf bagi pengendara maupun masyarakat atas tidak terpasangnya plang rambu-rambu lalu lintas ditengah ujung median jalan dua jalur tersebut.

“Memang alokasi anggaran untuk rambu jalam belum dapat disediakan dalam kegiatan 2019 karena anggarannya yang sangat terbatas. Namun dalam pelaksanaan lanjutan kegiatan jalan dua jalur 2020 akan coba kita penuhi demi keselamatan pengendara,” ungkapnya singkat.

Untuk diketahui, proyek pelaksanan lanjutan perbaikan jalan dua jalur 2020 sepanjang 900 meter ini di antaranya, pemeliharaan (preventif) Damija, bahu jalan, pembersihan saluran dan pekerjaan pelengkapan jalan. (Mustafa)

REKOMENDASI