Tingkatkan Produksi Perikanan, Pemkab Abdya akan Gandeng Perusahaan EIA dari Cina

  • Whatsapp
Bupati Akmal Ibrahim,SH bersama Perusahaan Evergreen Indonesia Agrikultur saat mengunjungi salah satu tambak di Kabupaten Abdya, Selasa (19/2/2020) (Foto/Ist)

Blangpidie | republikaceh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengandeng kerjasama dengan Perusahaan Evergreen Indonesia Agrikultur (EIA) dari China sebagai berupaya dalam meningkatkan produksi perikanan di Kabupaten tersebut.

Jalinan kerja sama tersebut diawali dengan pertemuan terbatas antara tim dari perusahaan Evergreen Indonesia Agrikultur dengan  Bupati Abdya, Akmal Ibrahim,SH di salah satu Kantor Markisa, Desa Geulima Jaya, Kecamatan Susoh, Selasa (18/2/2020).

Bupati Abdya, Akmal Ibrahim,SH mengungkapkan jika dirinya sangat mendukung kerjasama tersebut dan draf kesepahaman yang disodorkan kemitraan perlu ditinjau kembali sebelum ditandatangani kedua pihak.

“Intinya, siapapun ivestor asing yang melakukan kerjasama, terutama dalam bidang menghasilkan budidaya udang dan pakan, tentu kita sangat mendukung dan menghormati untuk kemajuan Abdya,”ujar Akmal disela-sela pertemuan dengan pihak perusahaan tersebut.

Pemkab Abdya, lanjut Akmal, tidak menutup kran bagi siapa yang ingin melakukan kerjasama apalagi dibidang kerakyatan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Margawan Kelana, Tehnical Servis dan Laboratarium Perusahaan EIA mengungkapkan jika area pakan, sudah beredar di beberapa daerah di indonesia sejak berdiri pada tahun 2017.

“Untuk penyebaranya, yang sudah mulai, seperti di Lamno, Bireuen dan Abdya,” Jelas Kelana.

Dirinya menerangkan jika mengunakan pakan herbal cair dari pihaknya maka masa panennya pun bisa dalam waktu  jangka pendek maka, keuntungan di dua sisi pun akan terwujud.

“jika biasanya beberapa bulan akan tetapi dengan menggunakan herbal tersebut, jangka panennya bias mencapai 75 hari. Petani tambak untung, pihaknya pun senang, dengan satu konsep harga pakan turun totalnya,” pungkasnya. (Mustafa)

REKOMENDASI