Tanggul Jebol di Aceh Jaya Akan Diperbaiki

  • Whatsapp
Kepala UPTD 4 Dinas Perairan Provinsi Aceh, Bambang Yusri saat menijau lokasi kontruksi bangunan saluran irigasi yang jebol pada Senin (24/2/2020), lalu di Desa Alue Meuraksa, Kecamatan Teunom, Aceh Jaya, Kamis (27/2/2020) (Foto/Ist)

Calang | republikaceh – Kepala UPTD 4 Dinas Perairan Provinsi Aceh, Bambang Yusri mengungkapkan jika kontruksi bangunan saluran irigasi yang jebol pada Senin (24/2/2020), lalu di Desa Alue Meuraksa, Kecamatan Teunom, Aceh Jaya sudah sesuai dengan spek perencanaan.

“Tanggul yang jebol kurang lebih 13 Meter. Sebenarnya masalah itu bukan di fisik bangunannya, tapi kontur tanah di lokasi yang jebol itu memang kurang baik,” ujar Bambang yang juga menjabat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) kepada awak media, Kamis (27/2/2020) di lokasi.

Jebolnya tanggul tersebut, lanjutnya, bukan yang pertama kalinya terjadi di lokasi yang sama, Pada saat pengerjaan juga sudah pernah jebol sebanyak tiga kali, dan ini kali keempat, setelah pengerjaan siap dilakukan.

Jadi,  terangnya, ini membuktikan jika yang menjadi masalah utama itu bukan soal kontruksi bangunan, tapi memang karena kontur tanahnya yang tidak mendukung.

Dirinya mengungkapkan jika pihak CV Purnama Agung Jaya selaku rekanan akan segera memperbaiki tanggul yang jebol tersebut.

“Kami sudah sarankan untuk memperbaikinya dan nanti harus diganti dengan pengecoran. Dalam dua hari ini, akan segera diperbaiki oleh pihak rekanan, apalagi saat ini juga masih dalam masa perawatan selama enam bulan setelah selesai dikerjakan,” tambah Bambang,

Menurutnya, pihak CV. Purnama Agung Jaya selaku pemenang proyek pengerjaan rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Alue Meuraksa, dengan nilai kontrak Rp 2,3 miliar lebih sumber anggaran APBD 2019 akan bertanggungjawab atas semua kerusakan saluran irigasi tersebut.

“Panjang saluran iringasi secara keseluruhan kurang lebih mencapai 916 meter. Tadi setelah komunikasi dengan pihak rekanan, hari sabtu (1/3/2020) ini akan dimasukkan material dan minggu langsung diperbaiki,” ujarnya.

Dirinya juga mengapresiasi terkait rencana Bupati Aceh Jaya untuk membuat saluran irigasi hingga sampai ke desa Kubu kecamatan setempat.

“ kita ketahui bahwa Desa Alue Meuraksa memiliki sawah yang sangat luas tentunya juga dengan Desa Kubu, maka sudah pasti warga sangat membutuhkan air untuk kebutuhan saat bercocok tanam tanaman padi,” pungkasnya. (Zahlul Akbar)

REKOMENDASI