Warga Translok Gunong Menasah Tagih Janji Bupati Aceh Jaya

  • Whatsapp
Rumah tansmigrasi lakol gunong meunasah tak dihuni dan terbengkalai mulai ditutupi semak bulukar, Jumat (28/2/2020) (Foto/Mahlil)

Calang | republikaceh – Masyarakat Transmigrasi Lokal (Translok)  Gunong Meunasah meminta Pemerintah Aceh Jaya  merealisasikan janjinya untuk mencabut rumah yang tidak dihuni dan tidak terurus selama 3 bulan berturut – turut.

“Kami meminta kepada Bupati Aceh Jaya untuk merealisasi janji nya sebagaimana yang di sampaikan Pada saat peresmian Translok Gunong Meunasah pada tahun yang lalu jika pemerintah daerah akan mencabut rumah yang tidak di huni  selama 3 bulan berturut,” Kata Bustamam salah satu warga translok Gunong Meunasah kepada republikaceh.com, Jumat, (28/2 2020)

Bustaman menjelaskan, dari 130 rumah translok Gunong Meunasah hanya sebagian yang di huni oleh warga translok dari warga Gunong Meunasah sendiri.

“Yang memang menetap di tinggal disini kebanyakan hanya masyarakat setempat. Kalau warga pendatang cuma ambil bantuan saja,”Sebutnya.

Bukan itu saja, lanjut Bustamam, lahan yang di peruntuk untuk warga translok hingga saat ini tak ada kejelasan dari Dinas terkait.

“Dinas Transnaker juga pernah berjanji terkait penyerahan lahan harus diukur lebih dulu dan setelah itu akan diserahkan kepada warga. Hingga saat ini masyarakat translok belum mendapat informasi apapun,” beber Bustamam.

Dirinya berharap pemerintah maupun Dinas Transmigrasi Aceh Jaya untuk segera mnyelesaikan masalah di lingkungan Transmigrasi Lokal Gunong Meunasah agar masyarakat bisa bercocok tanam di lahan masing – masing. (Mahlil)

REKOMENDASI