Rapat Pembahasan Pemasangan Stikerdi Abdya Terkesan Tertutup

  • Whatsapp
Satpol PP Abdya sedang stambay di depan ruangan rapat lantai satu, Jum’at (6/3/2020) (Mustafa)

Blangpidie | republikaceh – Pemasangan stiker berupa logo Pemkab pada setiap mobil dinas yang diusulkan Ketua Komisi D DPRK Abdya baru -baru ini menjadi polimik ditengah masyarakat.

Bahkan, isu tersebut juga terdengar di telinga dua tampuk pemimpin Kabupaten Aceh Barat Daya, hingga melayangkan surat untuk wakil rakyat agar pembahasan tentang stiker mobil dinas segera dilaksanakan demi menjawab kegaduhan ditengah masyarakat Abdya.

Padahal beberapa waktu lalu Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim meminta Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat mengagendakan rapat untuk membahas usulan terkait pemasangan stiker berupa logo Pemkab pada setiap mobil dinas di daerah tersebut.

Dalam surat Bupati Abdya bernomor 080/264/2020 tertanggal 02 Maret 2020 perihal penjadwalan rapat bersama DPRK itu disampaikan dua agenda utama. Pertama mengenai rekomendasi awal Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Aceh untuk meninjau kembali keputusan Bupati Abdya tentang besaran tunjangan rumah pimpinan dan anggota DPRK.

Berdasarkan Informasi yang berhasil dihimpun republikaceh.com, Jum’at (6/3/2020), rapat pembahasan Eksekutif dan Legelatif tentang pembahsan stiker mobil dinas pemkab Abdya terkesan tertutup, sehingga awak media ingin meliput berita itu tidak diizinkan masuk ke ruangan rapat.

Sementara itu, Kabag Humas Abdya, Mawardi,SH membenarkan bahwa didalam ruangan sedang digelar rapat RDP antara anggota DPRK Abdya dan Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, SH dan Sekda Abdya, Drs. Thamrin. Namun dirinya tidak mengetahui persis rapat mengenai tentang apa.

“Didalam ada bapak bupati dan pak Sekda, saya tidak tahu rapat pembahasan tentang apa diruangan itu,” ungkapnya singkat. (Mustafa)

REKOMENDASI