Tinggal di Gubuk Sawah, Kondisi Pasutri Lansia Aceh Jaya ini Memprihatinkan

  • Whatsapp
Gubuk tempat kediaman Abubakar Akop (70) bersama Istrinya Umi Kasom, Sabtu (11/4/2020) (Foto/Zahlul Akbar)

Calang | republikaceh – Pasangan suami istri Abubakar Akop (70) dan Umi Kasom (62) warga Desa Gle Putoh, Kecamatan Panga, Aceh Jaya kondisinya memprihatinkan.

Pasalnya, mereka terpaksa tinggal di gubuk beratapkan rumbia lantaran tidak memiliki rumah prinadi. Saat ini, hanya tinggal di rangkang (Gubuk) sawah yang terbuat dari kayu berukuran sekitar 2×4 meter persegi serta tidak memiliki penerang seperti listrik.

BACA JUGA

Abubakar Akop (70) saat dijumpai wartawan dikediamannya, Sabtu (11/4/202) (Foto/Zahlul Akbar)

Begitu juga dengan lokasi hendak menuju kegubuk, jarak sekitar 1 kilometer dari pemukiman warga dengan kondisi jalan setapak.

“Kami sudah tinggal disini sekitar 8 tahun,” kata Umi Kasom, istri Abubakar Akop, kepada republikaceh.com saat berkunjung dikediamannya, Sabtu (11/4/2020) sore.

Umi Kasom mengaku, ia lebih memilih tinggal di gubuk lantaran ingin berkebun dan berternak agar tidak menganggu warga Desa Gle Putoh.

Abubakar Akop bersama istrinya Umi Kasom, Sabtu (11/4/2020) (Foto/Zahlul Akbar)

“Kalau disini memelihara kambing kan enak tidak menganggu warga,” ungkapnya singkat.

Walaupun jauh dari pemukiman ia tidak pernah merasa takut, lantaran sudah terbiasa dengan kondisi seperti ini.

“Kalau mau ke Desa Gle Putoh terpaksa jalan kaki dari sini, pulang biasanya di antar. Terkadang jalan kaki juga,” ungkapnya lagi.

Jembatan lintas di Desa Gle Putoh Kecamatan Panga, Aceh Jaya merupakan akses menuju ke tempat kediaman Abubakar Akop, Sabtu (11/4/2020) (Foto/Zahlul Akbar)

Pasutri itu memiliki 2 orang anak laki-laki dan perempuan, keduanya sudah berkeluarga. Mereka sudah berkeluarga dan memiliki rumah sendiri.

“yang laki-laki tinggal di Desa ini dan yang perempuan di desa tetangga tak jauh dari sini,” jelasnya.

Jalan menuju ketempat kediaman Abubar Akop dari pusat Desa Gle Putoeh Kecamatan Panga, Aceh Jaya, Sabtu (11/4/2020) (Zahlul Akbar)

Kehidupan mareka juga serba kekurangan, kata Umi Kasom, kami lebih memilih tinggal disini untuk bisa menanam padi dan ternak seperti kambing, ayam dan sapi.

Untuk memenuhi kehidupan sehari-hari pasangan suami istri tersebut dari hasil berkebunnya. (Mahlil)

Kondisi rumah Abubakar Akop di bagian dapur, Sabtu (11/4/2020) (Foto/Zahlul Akbar)
Wartawan ditemani warga setempat saat di menunju kediaman Abubakar Akop, Sabtu (11/4/2020) (Foto/Zahlul Akbar)
Umi Kasom saat ditemui wartawan usai melakukan aktifitas diperkarangan dirinya menetap, Sabtu (11/4/2020) (Foto/Zahlul Akbar)

REKOMENDASI