Terbukti Melanggar Hukum Jinayat, 10 Warga Aceh Selatan di Hukum Cambuk

  • Whatsapp
Prosesi pecambukan terhadap terpidana pelanggar syariat islam di halaman kantor Dinas Syariat Islam, Kamis (17/7/2020) (Foto/Ist)

Tapaktuan | republikaceh – 10 orang warga Kabupaten Aceh Selatan yang melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dihukum cambuk, Prosesi pencambukan berlangsung di halaman kantor Dinas Syariat Islam Kabupaten setempat, Kamis (16/7/2020).

10 warga tersebut, yaitu Berinisial EN, MJ, AN, KL, dan NT, kelima melanggar Pasal 23 ayat (2) jo Pasal 25 ayat (2) dengan Uqubat Takzir berupa cambuk sebanyak 15 kali dan dicambukkan di depan umum dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam rumah tahanan sementara.

BACA JUGA

Sementara yang berinisial WN, SE, RM dan MY, melanggar Pasal 18 Ayat dengan Uqubat Takzir berupa cambuk sebanyak 10 kali cambukan di depan umum dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara.

Sedangkan yang berinisial TZ melanggar Pasal 50 Uqubat Takzir berupa cambuk sebanyak 128 kali cambukan di depan umum dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara.

Kepala Kejaksaan Aceh Selatan Melalui Kasi Pidum, Rista Zullibar PA SH, kepada republikaceh.net mengatakan, pelaksanaan hukuman cambuk terhadap 10 orang terpidana pelanggar syariat islam itu berjalan lancar.

“Dari 10 orang terpidana hukuman cambuk, tiga diantaranya adalah perempuan. Mereka semua melanggar qanun syariat islam,” terang Rista.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Selatan, Indra Hidayat menjelaskan, hukuman cambuk yang dilakukan merupakan hasil keputusan Mahkamah Syariah Islam Kabupaten Aceh Selatan dan dieksekusi oleh pihak kejaksaan.

“Hukuman cambuk itu sudah keputusan Mahkamah Syariah Islam Aceh Selatan. Jadi, hukuman cambuk terhadap 10 terpidana di eksekusi langsung pihak kejaksaan,” tutupnya. (Zulfandi)

REKOMENDASI