Dua Masih Buron, Polisi Ringkus 3 Pelaku Penculikan di Aceh Utara

  • Whatsapp
Tiga pelaku penculikan di Aceh Utara yang berhasil diamankan oleh pihak Tim gabungan Polsek Dewantara dan Tim Resmob Sat Reskrim Polres Lhokseumawe, Rabu (22/7/2020) (Foto/Ist)

Banda Aceh | republikaceh – Tim gabungan Polsek Dewantara dan Tim Resmob Sat Reskrim Polres Lhokseumawe menangkap tiga pelaku penculikan yang disertai penyanderaan terhadap seorang warga Kecamatan Nisam, Aceh Utara.

Mereka ditangkap di sebuah rumah yang berada di Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Rabu (22/7/2020) siang sekitar pukul 13.00 WIB, setelah polisi menerima laporan dari istri dari korban penculikan tersebut.

BACA JUGA

Diketahui, kejadian penculikan awalnya itu terjadi di kawasan Desa Ulee Pulo, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Rabu dinihari sekitar pukul 01.30 WIB.

“Pelaku yang ditangkap yakni EF (40) dan MN (25), warga Aceh Utara serta MR (20), warga Bireuen dan dua pelaku lainnya masih buron. Korbannya adalah Juanda (25), warga Kecamatan Nisam, Aceh Utara,” ujar Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito, Rabu malam.

Dirinya menerangkan, penculikan berawal saat Juanda hendak pulang ke rumahnya. Di perjalanan, ia dicegat oleh EF beserta empat rekannya yang lain. Para pelaku menganiaya korban dengan melayangkan dua pukulan ke wajah serta tendangan di bagian perut hingga korban tersungkur jatuh ke tanah.

“Pelaku EF Cs setelah menganiaya korban meminta korban untuk membayar utangnya sebesar Rp 2,4 juta. Korban memohon kepada para pelaku untuk diberikan waktu melunasi utangnya karena belum punya uang, namun tidak dihiraukan,” katanya.

Usai kejadian itu, Juanda dibawa paksa (diculik) para pelaku dengan menggunakan sebuah mobil minibus jenis Avanza. Ia dibawa ke rumah EF yang berada di Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.

Istri korban yang curiga suaminya tak kunjung pulang langsung mencari keberadaan korban. Hingga akhirnya, korban ditemukan di rumah tersangka EF dalam keadaan wajah yang babak belur.

“Tersangka EF menjelaskan kepada istri korban bahwa korban tidak diizinkan pulang ke rumah (disekap) sebelum menyelesaikan permasalahan utang tersebut. Hal ini pun dilaporkan istri korban ke Polsek Dewantara,” ungkapnya.

Menerima laporan, polisi langsung bergerak ke lokasi untuk menangkap para pelaku penculikan dan penyanderaan tersebut. Tiga pelaku diamankan, sementara dua orang lainnya masih dalam pengejaran.

“Dalam kasus ini diamankan sebuah mobil jenis Avanza yang digunakan para pelaku untuk menculik korban, selain itu diamankan juga beberapa unit handphone,” jelas Direktur.

Para pelaku masih diamankan di Mapolres Lhokseumawe atas apa yang dilakukan. Mereka dijerat dengan Pasal 333 Ayat 1 Subs Pasal 170 Ayat 1 Jo Pasal 351 Ayat 1 KUHPidana dengan ancaman bukan delapan tahun penjara. (A)

REKOMENDASI