BPN Abdya Targetkan Tahun 2020 Sudah Pengukuran Sebanyak 3.740 Bidang Tanah

  • Whatsapp
Kepala BPN Abdya, Munir, SE saat menandatangani fakta integritas, Sabtu (5/9/2020) (Foto/Ist)

Blangpidie | republikaceh – Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menargetkan ditahun 2021 akan menyelesaikan pengukuran sebanyak 3.740 bidang tanah masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BPN Abdya, Munir, SE dihadapan para muspida pada kegiatan Pencanangan Eksternal Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), dilingkungan BPN Abdya, Kamis (3/9/2020).

Sebelumnya, lanjut Munir, dari tahun 2017 hingga sampai tahun 2020, BPN Abdya melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sudah menyelesaikan sertifikasi tanah masyarakat Abdya sebanyak 7.368 bidang serta sudah melahirkan peta lengkap di empat gampong.

“Desa yang sudah memiliki peta lengkap masing-masing di antaranya, Gampong Cot Mane, Ladang Neubok, Alue Rambot dan Alue Seulaseh di Kecamatan Jeumpa. Sedangkan empat gampong lainnya yakni Gampong Drien Kipah, Drien Jaloe, Ujung Padang dan gampong Gudang,” ucapnya.

Munir juga mengaku, kesemua tanah tersebut sudah terukur dimulai dari jalan dan parit yang belum terbentuk polygon. Kemudian, pihaknya akan menyerahkan sertifikat tanah ke pemerintah gampong untuk menjadi acuan dan memudahkan jika ada program dalam pembangunan.

“Ditahun depan, diluar dari tanah masyarakat, kita dari BPN Abdya juga akan menyelesaikan 502 bidang asset pemkab Abdya, dari target 580 asset. Namun dari target 580 bidang tanah, kita juga sudah menyelesaikan sebanyak 72 bidang tanah yang sudah tersetifikat, baik itu tanah wakaf dan asset Barang Milik Negara (BMN)” jelasnya.

Kemudian, sambung Munir berkomitmen akan menyelesaikan semua program tersebut. Apalagi katanya, sudah keluar aturan dari Pemasukan Negara Bukan Pajak (PBBP) jika biayanya sudah di nol rupiahkan.

“Kedepan hanya dikenakan biaya transportasi petugas ukur dan tim peneliti tanah serta akomodasi saja, itu juga sesuai aturannya,” tutupnya .

Dalam acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, SH, Kabag Tata Usaha Kanwil BPN Aceh, DR. Yuliandi, S.SiT., M.H, Kejari Abdya, Nilawati, SH, MH, Ketua DPRK Abdya, Nurdianto. (Mustafa)

REKOMENDASI