8 Balon Rektor IAIN Lhokseumawe Masuk Tahap Verifikasi Berkas, Ini Harapan Presidium Forum Alumni

  • Whatsapp
Safrizal, Presidium Forum Alumni IAIN Lhokseumawe, (Foto/Ist)

Lhokseumawe | republikaceh – Pendaftaran Bakal Calon (Balon) Rektor IAIN Lhokseumawe periode 2021-2025 secara resmi ditutup, Jumat (2/10/2020). saat ini sudah memasuki tahap verifikasi berkas yang dijadwalkan tanggal 5 sampai dengan 9 Oktober 2020, dengan jumlah Bakal Calon (Balon) sebanyak delapan orang.

Presidium Forum Alumni IAIN Lhokseumawe, Safrizal, kepada republikaceh.net menyebutkan, kedelapan calon tersebut yaitu, Dr. Danial, M.Ag, Dosen Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe, Dr. Al Husaini M. Daud, MA, Dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan (FTIK), Dr. Mukhtasar, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Febis), Dr. Zulfikar Ali Buto Siregar, MA, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Dahlan A. Rahman, S.Ag. MSi, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. Nasrullah, S.Ag, M.Ag, Dosen Fakultas Syariah, Dr. H. Hafifuddin, M.Ag (Rektor IAIN Lhokseumawe Periode 2017-2021), dan Dr. Azhar, dosen dari UIN Ar-Raniri Banda Aceh.

BACA JUGA

Lanjutnya, sehubungan dengan hal tersebut, Safrizal berharap kepada panitia dan seluruh warga kampus yang terlibat untuk melakukan proses seleksi sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Hal itu, mengingat pentingnya mempertahankan eksistensi dan kemandirian kampus, maka calon Rektor kedepan harus yang benar- benar bersih dari KKN dan memiliki visi memajukan dunia pendidikan.

“Kami para alumni berharap agar para calon Rektor untuk memahami hal tersebut, ini menjadi penting, mengingat tantangan kedepan ditengah kompetisi yang semakin tajam dengan banyaknya lahir lembaga-lembaga pendidikan
setingkat universitas atau akademi, maka kampus IAIN harus menjadi
pilihan utama bagi para calon mahasiswa.” Ujar Safrizal.

Menurutnya, menjadi seorang pemimpin di Kampus besar bukanlah mudah, untuk itu buang sikap Pragmatis dan Hipokrit sehingga Rektor terpilih mampu mengkomunikasikan dan mengintegrasikan seluruh kepentingan, Kampus IAIN bukan kepentingan pribadi dan kelompok.

“Kita sebagai civitas akademika harus mampu menjadi contoh yang baik, untuk memimpin Kampus sebesar dan semegah IAIN, tentunya Rektor yang bukan hanya terpenuhi persyaratan administrasi, namun yang benar-benar memahami karakteristik dan physicologi serta tradisi kampus yang selalu memperhatikan kearifan lokal, hal ini perlu menjadi pertimbangan, mengingat kenyamanan lingkungan akan sangat berpengaruh pula pada kenyamanan dan ketentraman dalam menjalani perkuliahan.” Ujar Safrizal.

Dirinya berharap, Rektor terpilih nanti merupakan seseorang yang bukan hanya berpengalaman di dunia pendidikan saja, tetapi juga memahami secara utuh kampus IAIN dan keberadaannya di bumi Samudera Pasai.

“Semoga segenap Alumni solid dan satu kata dalam hal ini, bahwa Gezah dan kewibawaan kita para alumni adalah ketika kader terbaik kita bisa mengabdikan seluruh Resources yang dimilikinya untuk kemajuan dan memajukan kampus beserta dunia pendidikan.” Tutup Safrizal. (Zaman Huri)

REKOMENDASI