Pelaku UMKM Kembali Bisa Mengajukan Bantuan Modal Usaha, Ini Syaratnya

  • Whatsapp
Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Jaya, Salahuddin (Foto/Ist)

Calang | republikaceh – Pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Jaya dan seluruh Indonesia, kembali memperoleh kesempatan mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp 2,4 Juta dalam mengembangkan usahanya di masa pendemi COVID-19.

Sebab, Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Republik Indonesia memperpanjang waktu pendaftaran hingga 20 November 2020. Perpanjangan tersebut, disampaikan melalui surat Nomor: 491/SM/X/2020, tanggal 6 Oktober 2020.

BACA JUGA

Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Jaya, Salahuddin membenarkan perihal tersebut.

” Iya benar, bagi pelaku UKM di Kabupaten Aceh Jaya yang omsetnya di bawah 50 juta memperoleh kesempatan mengajukan permohanan bantuan modal usaha ,” ujar Salahuddin saat di hubungi republikaceh.net Jum’at (9/10/2020).

Ia menjelaskan, persyaratan bagi para pengaju permohonan bantuan modal usaha tersebut dengan melampirkan, foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP), Foto diri di tempat usaha dan Nomor telepon yang aktif.

“berkas di antar langsung ke kantor Camat masing-masing,” ucapnya.

Selain itu pelaku usaha (UMKM) tidak sedang mengakses kredit perbankan dan bukan PNS, TNI, Polri, dan pegawai BUMN.

Kembali dirinya mengungkapkan jika sebelumnya Dinas Perindustrian dan koperasi Aceh Jaya telah telah mengusulkan sebanyak 3.500 UMKM kepada Kementrian Koperasi, setelah di lakukan pemeriksaan berkas oleh BPKP Aceh secara Online dan hanya 1.800 UMKM sebagai Calon penerima Bantuan di Aceh Jaya.

“tidak ada kuota yang ditentukan, siapa saja boleh mendaftar. sebab, yang memberi keputusan layak sebagai penerima itu adalah pihak kementrian.” ungkap Salahuddin.

Salahuddin menjelaskan, pemberian bantuan modal usaha tersebut sebagai upaya pemerintah Republik Indonesia membangkitkan kembali usaha pelaku UKM di seluruh Indonesia yang terdampak akibat pandemi COVID-19. (Mahlil)

REKOMENDASI