Cegah Penyebaran Narkoba, Wabup Aceh Jaya Dukung Pembentukan Qanun Gampong

  • Whatsapp
Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Yusri S sekaligus Ketua BNK Aceh Jaya saat membuka kegiatan penyuluhan Narkoba di kantor Camat Krueng Sabee, Senin (12/10/2020) (Foto/Ist)

Calang | republikaceh – Wakil Bupati sekaligus Ketua BNK Aceh Jaya, Tgk Yusri S mendukug pembentukan Qanun Gampong tentang Narkotika dalam rangka memerangi Narkoba di kabupaten Aceh Jaya.

Hal tersebut disampaikannya pada pembukaan kegiatan penyuluhan Narkoba yang berlangsung di kantor Camat Krueng Sabee, Senin (12/10/2020)

Read More

Perencanaan pembentukan qanun Narkoba tersebut menanggapi pernyataan Camat Krueng Sabee, Muslim, SE, MM saat memberikan sambutan pada kegiatan tersebut.

Muslem menyebutkan jika Narkoba di Aceh Jaya telah menyerang berbagai lapisan masyarakat, khususnya di Kecamatan Krueng Sabee.

“Dengan adanya Qanun tersebut diharapkan mampu melahirkan regulasi di tingkat gampong dan juga mampu memberikan dampak penekanan secara langsung terhadap penyebaran narkoba dari kalangan bawah,” ujarnya.

Dalam Kesempatan tersebut, Tgk Yusri berpendapat jika usulan yang diajukan oleh Camat Kecamatan Krueng Sabee tersebut patut di dukung. Dirinya juga menyarankan kepada para Keuchik yang hadir sebagai peserta kegiatan, untuk senantiasa meningkatkan kegiatan keagamaan di Gampong – Gampong.

“Dengan adanya pengajian rutin terutama untuk kalangan pemuda, diharapkan dapat menekankan angka pengaruh penyebaran narkoba di kalang pemuda dan kegiatan tersebut juga dapat berpengaruh positif di tengah masyarakat ” ujarnya

“Narkotika adalah musuh bersama dan sangat di benci oleh Allah SWT dan Rasul-Nya, marilah kita membasmi narkotika agar kita selalu mendapat syafaat dan nikmat dari Allah S.W.T” pungkasnya

Sementara itu, Hasnanda putra, ST, MT, MM, ketua BNN Kota Banda Aceh mengatakan, Aceh masuk posisi ke enam nasional dibawah Sumatera Utara sebagai urutan pertama kasus terbanyak pemakai narkotika.

Ianya mejelaskan, narkotika jenis ganja paling banyak di konsumsi di Aceh dan narkotika jenis sabu-sabu yang beredar di Aceh bukan jenis sabu sabu biasa, melaikan sabu- sabu oplosan yang sudah di aduk dengan bahan lain sehingga sangat berbahaya untuk di konsumsi.

“Peran Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam memberantas narkoba sangatlah penting. jika gerakan pencegahan dilakukan secara bersama, maka akan mampu mempersempit ruang penyebaran narkotika di kalangan masyarakat,” lanjutnya.

Ianya juga mengungkapkan, Pihak BNK Aceh juga mendukung penuh atas pembuatan qanun narkoba di setiap gampong oleh pemkab Aceh Jaya, khususnya Kecamatan krueng Sabee. Dirinya menjelaskan , BNK Aceh telah membuat pogram Giat pencegahan dan pemberdayaan masyarakat melalui pogram gampong bersinar (bersih narkoba).

“Kegiatan yang di rancang dengan memodifikasi pogram gampong bersinar dan ketahanan keluarga dilaksanakan 173 BNN kabupaten/kota dengan sumber Anggaran BNN Pusat,” terangnya.

“Pogram gampong bersinar sudah di lauching di 4 Gampong untuk kota banda Aceh. Insya Allah, di Aceh Jaya khususnya Kecamatan Krueng Sabee kita akan louching juga. Dengan adanya pogram tersebut diharapkan penanganan narkoba lebih cepat dan terakomudir”. tutup Hasnanda.

Kegiatan Penyuluhan yang di fasilitasi oleh Kesbagpol Kabupaten Aceh Jaya tersebut turut di hadiri oleh pimpinan ponpes Ar-risalah, Tgk Amrullah Arsyad, Unsur RSUD Teuku Umur Calang, Perwakilan Polres Aceh Jaya, perwakilan dari Dinas Sosial serta seluruh Keuchik dalam kecamatan krueng sabee. ( Zahlul Akbar )

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90

Related posts