Perceraian di Aceh Jaya Capai 119 Kasus, Faktor Ekonomi lebih Dominan

  • Whatsapp
Makamah Syar’iyah Calang. (Foto/Mahlil)

Calang | republikaceh – Makamah Syar’iyah Calang mencatat, di tahun 2020 hingga pertengahan November angka perceraian di Kabupaten Aceh Jaya mencapai 119 kasus. Angkat tersebut meningkat dibandingkan tahun 2019 lalu hanya 84 perkara.

” Terhitung mulai Januari 2020 hingga saat ini, angka perceraian lebih meningkat dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu tidak mencapai 100 perkara,” kata Zahrul Bawadi, Hakim Humas Makamah Syar’iyah Calang kepada republikaceh.net, Rabu (16/11/2020).

BACA JUGA

Ia menjelaskan, untuk penyebabnya beragam, tapi lebih dominannya adalah faktor ekonomi (Nafkah) dan ditinggalkan dalam waktu lama serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Hingga hari ini sudah 119 perkara perceraian selama tahun 2020, baik gugatan oleh istri, namanya cerai gugat dan gugatan suami, namanya cerai talak. Peningkatan paling tinggi terjadi pada bulan Juni,” ungkapnya.

Selin itu, dirinya tidak bisa memastikan bahwa tingginya angka perceraian di tahun 2020 adalah penyebab dari Imbas COVID-19 atau kesadaran hukum meningkat.

“Saya tidak bisa memastikan apakah tingginya angka perceraian penyebab dari imbas pandemi COVID-19 atau memang faktor lain, tapi umumnya adalah masalah ekonomi,” pungkasnya. (Mahlil)

REKOMENDASI