Kecelakaan di Aceh Jaya, Satu Orang Meninggal Dunia

  • Whatsapp
Salah satu warga memperlihatkan Mobil penumpang Honda Brio bernomor Polisi  BL 1241 JE yang rusak parah akibat laka lantas, Kamis (16/11/2020) (Foto/Ist)

Calang | republikaceh – Seorang pengemudi mobil penumpang jenis Honda Brio meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) dengan Mobil Patroli Shabara Isuzu D-Mak (POLRI) No Pol 39-44 sekira pukul 09.50 wib. di jalan Banda Aceh – Meulaboh, tepatnya di Desa Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, Kamis (19/11/2020)

Pengemudi mobil brio diketahui bernama Sarinande (59) merupakan warga Desa Ceurih, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh.

BACA JUGA

Kapolres Aceh Jaya, AKBP Harlan Amir melalui Kasat Lantas, AKP Magdinal Frans mengatakan, mobil Honda Brio bernomor polisi BL 1241 JE yang dikemudikan oleh Sarinande melaju dari arah Banda Aceh menuju arah Meulaboh. Setibanya di TKP (Tempat kejadian perkara), mobil yang dikemudikan oleh Sarinande masuk ke jalur sebelah kanan arah Meulaboh dan keluar badan jalan.

Kemudian, lanjutnya, tiba-tiba mobil Brio kembali lagi ke kiri jalan arah Meulaboh. Diwaktu bersamaan, Mobil Patroli Sabhara Isuzu D Max No Pol 39-44 yang dikemudikan oleh Afdhalul Zikra datang dari arah berlawanan (Meulaboh-Banda Aceh) dan tidak dapat mengelak lagi, sehingga mengakibatkan laka lantas.

” Pengemudi mobil penumpang Brio atas nama Sarinande yang berprofesi sebagai guru tersebut diduga mengantuk,” ujarnya.

Magdinal Frans menjelaskan, pengemudi Mobil Brio berjenis kelamin perempuan tersebut mengalami luka berat dan meninggal dunia di RSUD Teuku Umar Calang, dan penumpang bernama Apriani Pertamini (47) warga asal Desa Pasi Raja, Kecamatan Silolo, Kabupaten Aceh Selatan hanya mengalami luka lecet pada kening kanan dan trauma.

Sambungnya, Sedangkan mobil Patroli Shabara yang dikemudikan oleh Afdhalul Zikra (22) dan penumpang Fadli Saputra merupakan anggota Polisi di Aspol Calang.

Saat ini, pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa Mobil penumpang Brio, Mobil Patroli Sabhara D-Max (POLRI), 1 Lembar STNK asli BL 1241, 1 Lembar SIM A milik Sarinande dan 1 Lembar SIM A milik Afdhalul Zikra.

” Dalam peristiwa tersebut, kerugian mencapai Rp 20 juta. Untuk langkah selanjutnya akan di gelar perkara di internal Satuan Lantas Polres Aceh Jaya.” tuturnya. (Mahlil)

REKOMENDASI