Penegak Hukum Diminta Periksa Dokumen Perijinan Stone Crusher dan AMP di Bener Meriah

  • Whatsapp
Sadra Munawar (Foto/Ist)

Redelong | Bener Meriah – Pemuda Bener Meriah, Sadra Munawar meminta penegak hukum di daerah tersebut untuk memeriksa dokumen perijinan Stone Crusher dan AMP di Bener Meriah.

Hal ini ia sampaikan melalui pers rilisnya yang diterima media ini pada Rabu pagi, (10/12/2020).

BACA JUGA

Ia menjelaskan, pihaknya menduga beberapa Stone Crusher dan AMP di beberapa titik lokasi juga diduga kuat tidak mengantongi dokumen perijinan yang benar.

“Sama halnya dengan Galian C, beberapa Stone Crusher dan AMP diduga kuat tidak memiliki ijin atau bahkan beroperasi diluar ketentuan ketentuan perundang-undangan yang berlaku” ungkapnya.

Putra Samar Kilang ini menjelaskan, Stone Crusher dan AMP di Bener Meriah di duga kuat tidak memiliki dokumen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).

“Dari informasi yang kami himpun, bahkan dokumen AMDAL pun diduga kuat mereka tidak punya” tambahnya

Oleh sebab itu, pihaknya meminta penegak hukum untuk dengan segera memeriksa dokumen perijinan tersebut.

“Kita meminta penegak hukum untuk memeriksa Dokumen Perijinan mereka juga” tutupnya (Aulia Arimukti)

REKOMENDASI