Bupati Aceh Jaya Bersama 172 Kepala Desa Bahas Penyusunan RAPBG 2021

  • Whatsapp
Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB saat menghadiri kegiatan Rapat Kerja Keuchik (kepala Desa) dan Penyerahan Pagu Rancangan Anggaran Belanja Pendapatan Gampong (RAPBG) di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana ( DPMPKB) setempat, Senin (21/12/2020) (Foto/Mahlil)

Calang | republikaceh – Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB membuka kegiatan Rapat Kerja Keuchik (kepala desa) dan Penyerahan Pagu Rancangan Anggaran Belanja Pendapatan Gampong (RAPBG) di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMPKB) setempat, Senin (21/12/2020).

Kegiatan yang dihadiri 172 kepala desa tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMPKB) Kabupaten Aceh Jaya dengan menerapkan protocol kesehatan.

BACA JUGA

Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB kepada wartawan mengungkapkan, sampai saat ini di Aceh Jaya belum satu desa pun sudah merampungkan RAPBG tahun 2021, dikarenakan masih menunggu hasil evaluasi APBK oleh provinsi.

Maka, lanjutnya, tujuan pelaksanaan kegiatan ini agar mewujudkan kesinambungan antara kepala desa dengan dinas terkait dalam penyusunan RAPBG tahun anggaran 2021.

“Dalam kegiatan ini juga dibuka sesi tanya jawab tentang tata cara penyusunan RAPBG. Maka, kedepan tidak ada lagi masing – masing keuchik (kepala desa) menafsirkan sendiri dari pada regulasi yang ada saat penyusunan.” ujar bupati

Dia menghimbau kepada para keuchik dalam meralisasikan RAPBG 2021 harap penuh kehati – hatian. “Bukan bearti tidak melaksanakan atau lamban terhadap penyusunan RAPBG tapi kehati – hatian. Dalam arti, pedomani semua ketentuan yang ada, karena kita tidak mau ada keuchik kedepannya tersandung kasus dalam pelaksanaan.“ tegas bupati.

Dia menambahkan, bedasarkan hasil laporan dari Inspektorat, ditahun 2020 belum ada permasalahan yang signifikan terhadap pelaksanaan APBG di Aceh Jaya.

“Hanya kesalahan adminitrasi saja. Hal tersebut ada APIP yang meluruskan. Kita telah meminta kepada APIP untuk terus melakukan monitoring dan pendampingan terhadap keuchik ( kepala desa), baik saat penyusun RAPBG mau pun realisasi APBG.” tutup bupati. (Mahlil)

REKOMENDASI