Ormas di Aceh Jaya Gelar Aksi Bela Ulama dan Habaib

  • Whatsapp
Ratusan Massa gabungan Ormas Islam di Kabupaten Aceh Jaya Menggelar Aksi Bela Ulama dan Habaib yang berlangsung di Simpan Empat menuju Kleopatra Calang, Kecamatan Krueng Sabee, Ace Jaya, Kamis (24/12/2020) (Foto/ Mahlil)

Calang | republikaceh.net – Ratusan Massa gabungan Ormas Islam di Kabupaten Aceh Jaya Menggelar Aksi Bela Ulama dan Habaib yang berlangsung di Simpan Empat menuju Kleopatra Calang, Kecamatan Krueng Sabee, Ace Jaya, Kamis (24/12/2020)

“Melalui Aksi ini kami menuntut keadilan dalan menindak lanjuti kasus tentang penembakan laskar FPI 6 orang yang sudah terjadi beberapa hari yang lalu” ujar Abon Azhar Usman, Koordinator Aksi, usai demo berlangsung.

Tuntutan lain, lanjutnya, meminta agar Habib Rizieq Shihab untuk dibebaskan tanpa syarat dan meminta apa pun bentuk diskriminasi teradap ulama dihentikan.

“Kami masih menyakini, Indonesia masih ada ranah hukum yang berkeadilan” ujar Abon Azhar

Dia mempertanyakan mengapa ribuan kasus pelanggaran yang terjadi tetapi kenapa cuma Habib Rizieq yang akan di hukum.

“Kami ini menuntut keadilan, kalau ini di hukum yang lain lebih berat lagi untuk di hukum. Kalau tidak membuktikan keadilan, siapa benar dan siapa salah, Kami rakyat indonesia secara umum dan rakyat Aceh secara khusus dan istimewa khususnya rakyat Aceh Jaya akan bangkit lagi dengan masa yang lebih banyak dan menuntut habib rizieq dibebaskan dengan tanpa syarat,” papar Abon Azhar

Dia mengimbau sangat kepada aparat penegak hukum tidak pilih kasih dalam menjatuhkan sanksi hukum dan tidak memilih anak tiri dan anak kandung.

“Kami berharap semuanya bisa berjalan sesuai dengan undang – undang yang berlaku” ungkapnya.

Abon Azhar mengancam jika tuntutan tidak dipenuhi maka pihaknya akan bangkit dan menggelar aksis susulan demi membela ulama dan agama.

“Jika tujuan kehadiran kami hari ini tidak diindahkan oleh pihak keamanan, maka kami akan melakukan aksi susulan dengan menggerakkan massa lebih banyak lagi. Mudah – mudahan aparat bisa menerima usulan kami dan merealisasikannya, sehingga tidak perlu adanya aksi susulan” tengas Abon

Peserta aksi yang hadir mewakili dari FPI Aceh Jaya, MUNA, Mahasiswa, Muhammadiyah dan santri, kurang lebih berjumlah 500 orang.

Aksi mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Usai aksi, Massa membubarkan diri secara tertib. ( Mahlil)

 

REKOMENDASI