Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa Aceh dan Kasus Sapi Kurus Dalam Penangganan Lanjutan Polda Aceh

  • Whatsapp
Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada yang didampingi Wakapolda, Brigjen Pol Raden Purwadi dan Kabid Humas, Kombes Pol Ery Apriyono beserta para pejabat utama Polda Aceh lainnya dalam konferensi pers akhir tahun di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Rabu (30/12/2020) (Foto/Ist)

Banda Aceh | republikaceh.net – Polda Aceh masih melakukan penanganan lanjut terhadap kasus dugaan korupsi dana beasiswa bagi mahasiswa Aceh yang dilaporkan pada 2017 lalu.

Hal tersebut dikatakan Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada yang didampingi Wakapolda, Brigjen Pol Raden Purwadi dan Kabid Humas, Kombes Pol Ery Apriyono beserta para pejabat utama Polda Aceh lainnya dalam konferensi pers akhir tahun di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Rabu (30/12/2020).

Menurut Kapolda, untuk mengungkap kasus tersebut dibutuhkan waktu lama karena para penyidik menghadapi beberapa kendala dalam melakukan penanganannya.

“Menangani kasus korupsi berbeda dengan pidana yang biasa, kasus ini dilaporkan pada 2017 lalu selama ini tidak terangkat dan kita angkat pada 2020 ini, masih ditangani lanjut,” ujar Kapolda.

Wahyu menjelaskan, diketahui para penerima beasiswa tersebut berjumlah sekitar 900 orang lebih. Dirinya pun mengaku, kendala yang dihadapi para penyidik berbagai macam yang salah satunya adalah seperti pemeriksaan saksi.

“Dalam jumlah segitu (900 orang penerima beasiswa) butuh waktu setahun lebih untuk diperiksa, sementara penyidik kita hanya sekian. Kemudian para penerima ini sudah lulus dan tidak diketahui dimana, sudah ada yang lulus, bekerja di luar kota bahkan luar negeri,” terangnya.

“Jadi masih dalam proses pemeriksaan saksi, untuk menentukan tersangka perlu gelar perkara dan perhitungan kerugian serta yang lainnya. Intinya masih on proses, berbeda dengan tertangkap tangan, bukti dan orangnya jelas tinggal proses dan selesai,” ungkapnya.

Begitu pun dengan kasus sapi kurus di Aceh Besar yang sempat heboh beberapa waktu lalu. Kasus tersebut, lanjut Jenderal Bintang Dua ini, juga masih dalam penanganan lanjut.

“Termasuk sapi, Direktur (Dir Reskrimsus) sedang mengecek soal pengadaan. Dikawal saja semuanya, kalau ada yang menyimpang silahkan laporkan ke kita, kawal prosesnya,” tegas Irjen Pol Wahyu Widada lagi.

Dalam kegiatan itu, turut hadir Dir Lantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, Dir Reskrimum, Kombes Pol Sony Sanjaya, Dir Resnarkoba, Kombes Pol Ade Sapari dan Wadir Reskrimsus, AKBP Hairadjadi. (A)

REKOMENDASI